Baca Juga: Seorang Mahasiswa di Ciamis Cabuli 13 Anak di Bawah Umur, Korbannya Semua Laki-Laki
Sejumlah kios diisi dengan produk-produk unggulan masyarakat, mulai dari makanan khas, kerajinan tangan, hingga produk UMKM lainnya.
Terintegrasi dengan kawasan Situs Budaya Karangkamulyan, rest area ini juga memperkuat nuansa budaya lokal.
Di kawasan situs sendiri telah tersedia amphitheater untuk pertunjukan seni, gazebo untuk pertemuan, dan berbagai fasilitas lain yang mendukung aktivitas wisata budaya.
Herdiat juga menekankan pentingnya pelestarian seni dan budaya daerah melalui penampilan rutin setiap minggunya.
Baca Juga: 52 Adegan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Kosan Pabuaran Ciamis, Korban Dilakban
Menurutnya, upaya ini tidak hanya memperkenalkan kekayaan budaya lokal, namun juga menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan yang datang.
“Kesenian daerah kita itu bagus, tinggal bagaimana kita kelola dengan lebih optimal,” jelasnya.
Meski telah diresmikan, Bupati mengakui, pembangunan rest area ini belum sepenuhnya rampung. Beberapa bagian seperti area parkir belakang dan akses langsung ke Situs Karangkamulyan masih dalam tahap pengerjaan.
Bupati berharap dengan beroperasinya rest area ini, akan terjadi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar serta mendorong pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ciamis.
Dengan menggabungkan konsep kenyamanan modern dan kearifan budaya lokal, Rest Area Karangkamulyan diharapkan mampu menjadi daya tarik bagi para pengguna jalan untuk beristirahat sejenak melepas lelah sambil menikmati fasilitas yang tersedia.***