Korban pun mengendarai mobilnya dengan kecepatan 60 km per jam.
Sesampainya di TKP, pikap berjalan terlalu ke kanan dan menabrak pembatas jalan.
Pikap pun terperosok ke parit sawah.
"Awalnya mobil ini dari arah timur atau Jogja ke barat menuju Kebumen dengan situasi hujan. Sesampainya di TKP berjalan terlalu ke kanan hingga menabrak pembatas jalan di sebelah kanan kemudian terperosok ke parit persawahan," ucap Tanto dalam keterangannya dikutip Senin, 12 Mei 2025.
2. Kondisi Korban
Kerasnya benturan membuat DE dan ZA terluka.
Kata Tanto, DE mengalami luka sobek kaki kanan.
Sementara ZA mengalami memar pada bagian dada.
Baca Juga: Kualitas Layanan Semakin Meningkat, BRI Raih Digital Channel Terbaik Versi BSEM 2025
Kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Wates untuk menjalani observasi.
"Untuk sopir mengalami luka sobek kaki kanan, sementara penumpangnya mengalami memar pada bagian dada. Keduanya menjalani observasi di RSUD Wates," ujarnya.
3. Penampakan Kendaraan Usai Laka
Tanto melanjutkan, kondisi kendaraan usai kecelakaan mengalami ringsek parah.
Adapun kerugian dalam laka lantas ini ditaksir hingga Rp10 juta.
"Kondisinya ringsek dengan kerugian materil ditaksir mencapai Rp 10 juta," tandas Tanto.