Sabtu, 18 Juli 2026

Seorang ABG Tewas Usai Duel Maut dengan Sajam di Jalan Bawuran Bantul Yogyakarta

Photo Author
Efrilia Aminati, Portaloka
- Senin, 12 Mei 2025 | 11:45 WIB
TKP Duel maut ABG di Pleret Bantul Yogyakarta (dok.Polres Bantul)
TKP Duel maut ABG di Pleret Bantul Yogyakarta (dok.Polres Bantul)

PORTALOKA.ID - Geger kasus duel maut dengan senjata tajam, celurit di kawasan Pleret pada Minggu, 11 Mei 2025 pukul 03.15 WIB.

Persisnya ada di Jalan Bawuran, Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Korban meninggal dunia seorang ABG berinisial ASP (18), warga Kalurahan Wirokerten, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul.

Sedangkan saksi ada 2 orang yaitu teman korban, masing-masing berinisial FA (17), warga Jambidan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul.

Baca Juga: 4 Fakta Kecelakaan Panther Tabrak Mobil dan Rumah di Jokteng Yogyakarta, Motor dan Tembok Ikut Hancur

Lalu ada APR (17), pelajar asal Potorono, Banguntapan,Bantul.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana, mengatakan kejadian bermula saat korban bersama saksi FA memancing di dekat rumah korban sambil menegak minuman keras pada Sabtu, 10 Mei 2025 pukul 20.00 WIB.

"Awalnya, pada Sabtu (10/05/2025) sekira pukul 20.00 WIB, korban bersama dengan rekannya yakni FA (17), warga Jambidan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, sedang memancing di sekitar rumah korban sambil meminum-minuman keras jenis arak," ungkapnya.

Lalu pada pukul 22.00 WIB, FA bersama korban pulang ke rumah kakaknya yang dekat dengan rumah korban.

Baca Juga: Resep Brownies Pisang Enak Bikin Nagih, Cocok untuk Ide Jualan Rp 40 Ribuan, Bisa Jadi Oleh-oleh Ibu Mertua

Korban pun berencana akan pergi lagi.

Jeffry bilang, korban lalu meminta saksi lainnya APR untuk mengantarkan ke lokasi selanjutnya dengan mengendarai sepeda motor.

"Kemudian korban berpamitan dengan FA dikarenakan ingin keluar. Korban selanjutnya, menuju Cakruk Balong Lor, Kalurahan Potorono, Kapanewon Banguntapan, dan melihat rekan yang lain yakni APR (17), pelajar asal Potorono sedang masih menaiki sepeda motor," urainya.

Sesampainya di lokasi kejadian, korban meminta APR hentikan motornya.

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X