EKZA juga mencekik leher korban menggunakan ikat pinggang.
Tak berhenti di situ, pelaku mengambil pisau dapur lalu menusukkan ke leher korban.
"Pelaku melakukan tindak kekerasan lagi untuk memastikan korban meninggal dunia."
"Ini menunjukkan adanya kekerasan berlapis terhadap korban," ucap AKBP Akmal.
EKZA lalu berusaha menghilangkan jejak setelah memastikan korban sudah tidak bernyawa.
Tubuh korban diseret ke belakang kos, dibungkus menggunakan plastik dan kain.
Lalu korban disemprot mengunakan cairan pengharum ruangan untuk menghilangkan bau.
Pelaku sempat bersikap seolah-olah tidak terjadi apa-apa untuk menutupi kejahatannya.
Baca Juga: Debat soal Pengahapusan Wisuda dengan Seorang Remaja Dianggap Settingan, Begini Respons Dedi Mulyadi
EKZA juga sempat pergi ke Pangandaran dan menjual perhiasan milik korban di pasar Ciamis.
Namun, usaha itu gagal karena perhiasan milik korban ternyata bukan emas asli.
Kaburnya pelaku tak berlangsung lama karena Tim Satreskrim Polres Ciamis berhasil menangkapnya.
Pelaku sempat berkelit, namun akhirnya mengakui perbuatannya.