Sesampainya di perempatan Kepoh, korban diminta untuk berhenti dengan alasan LS akan mengembalikan HP.
Baca Juga: Bocah SD Minta Tolong ke Damkar Klaten Susah Lepas Cincin, Jarinya Bengkak
"Setelah itu perjalanan dilanjutkan menuju arah Jalan Pemuda Klaten dan ke arah perempatan Ngupit."
"Seharusnya sesuai aplikasi belok kanan, namun oleh LS diminta untuk lurus, dengan alasan pada saat memilih lokasi tujuan keliru."
"Lalu korban mengikuti petunjuk arah dari LS," imbuhnya.
Sampai di Jalan Perkebunan Dukuh Gungan, Desa Blimbing, Kecamatan Karangnongko, dekat kendang ayam, LS meminta korban untuk berhenti.
Baca Juga: Pelaku Perampokan Sopir Taksi Online di Karangnongko Klaten Diduga Residivis yang Baru Bebas
Saat itu, DAP mengatakan mau mengambil uang di kandang ayam yang dekat dengan mobil berhenti.
Korban lalu menyalakan lampu kabin depan.
Saat DAP turun dari mobil, dari arah belakang korban, LS dengan tangan kiri memegangi kepala korban.
Sedangkan tangan kiri LS membawa cutter ditempelkan di leher korban sebelah kanan dan disayatkan.
"Saat korban memegangi tangan pelaku sebelah kanan terasa basah dan merasa telah di begal."
"Kemudian korban menghentakkan mobil dengan cara mobil dalam posisi masuk gigi digas penuh."
"Mobil diarahkan ke DAP yang sedang berlari namun menabrak pohon."