Baca Juga: Pelaku Pengoplos Pertalite dengan Air di SPBU Trucuk Klaten Terancam 6 Tahun Penjara
"Kalau mamak menggigil, kedinginan, panas tinggi dan berak 3-4 kali," ucap Lastri.
Kedua orang tua Lastri diperiksa petugas kesehatan yang mendatangi Desa Karangturi, Senin, 14 April 2025.
Ibu dan Ayah Lastri kemudian diantar ambulans ke pelayanan kesehatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten mendata dari 200 warga yang datang diacara wayang kulit, ada 64 warga yang mengalami gejala mutah, lemas dan diare.
Para korban kemudian dilakukan observasi di Puskesmas dan rumah sakit.
"Dari 200 yang diundang ada 64 yang mengalami gejala muntah, lemas, diare sampai panas."
"Dilakukan observasi mudah-mudahan tidak meluas."
"Harapannya tidak dehidrasi, tapi tadi ada anak-anak yang menunjukkan dehidrasi ringan," kata Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Klaten, Hanung Sasmito Wibowo. ***