"Target hari ini (Selasa, 25 Februari 2025) kita upayakan selesai kalau tidak bisa ya besuk pagi (Rabu, 26 Februari 2025)," ucap Benny Indra.
Diberitakan sebelumnya, pabrik arang briket ambruk karena hujan deras disertai angin kencang, Senin sore, 24 Februari 2025.
Dua karyawan pabrik pun harus dibawa ke rumah sakit akibat tertipa atap bangunan.
"Saya tertimpa, posisi di depan gerbang. Teman saya satunya tertimpa belakang badan, masih syok."
"Saya dijahit bagian kepala sebanyak 4 karena luka dalam. Tangan saya tertimpa sama ada luka lecet, bisa bergerak," ucap Diki Fajar kepada Portaloka.id, Senin, 24 Februari 2025.
Selain pabrik, ada 60 rumah warga mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang dan hujan deras.
Rumah rusak yang terdampak angin kencang berada di Desa Jambukulon, Kecamatan Ceper.
Kerusakan terjadi pada atap rumah yang berterbangan.
Petugas gabungan, relawan dan warga saling membantu untuk memperbaiki rumah mereka yang rusak. ***