Kamis, 4 Juni 2026

Pabrik Arang Briket di Ceper Klaten Berhenti Operasional Sementara Pasca Disapu Angin Kencang hingga Ambruk

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Rabu, 26 Februari 2025 | 07:26 WIB
Pabrik arang briket di Desa Jambukulon, Kecamatan Ceper, Jawa Tengah berhenti beroperasi sementara dikarenakan ambruk dan rusak akibat disapu angin kencang dan hujan deras.  (Tim Portaloka.id)
Pabrik arang briket di Desa Jambukulon, Kecamatan Ceper, Jawa Tengah berhenti beroperasi sementara dikarenakan ambruk dan rusak akibat disapu angin kencang dan hujan deras. (Tim Portaloka.id)

KLATEN, PORTALOKA.ID - Sebuah pabrik arang briket di Desa Jambukulon, Kecamatan Ceper, Jawa Tengah berhenti beroperasi sementara.

Hal itu dikarenakan pabrik dalam kondisi ambruk dan rusak akibat disapu angin kencang dan hujan deras, Senin sore, 24 Februari 2025.

Karyawan pabrik, Diki Fajar (30) mengatakan para karyawan pabrik masih menunggu berbagai barang dan dokumen yang dapat diselamatkan.

Sedangkan untuk operasional pabrik briket arang untuk sementara dihentikan.

Baca Juga: 60 Rumah Warga Jambukulon Ceper Klaten Rusak Disapu Angin Kencang, Petugas Gabungan Gotong Royong Perbaiki Kerusakan

"Karyawan semua hadir, rencana masih mau bantu ambil barang yang akan kita amankan."

"Saya suruh masuk semua."

"Operasional pabrik tutup dahulu sampai waktu."

"Kapan operasional lagi belum ada keputusannya," kata Diki Fajar kepada Portaloka.id, Selasa, 25 Februari 2025.

Baca Juga: Pengakuan Kakek 78 Tahun Terciduk Asyik Indehoy Bareng Wanita Muda di Hotel Klaten, Jalan Tertatih-tatih Dipapah Satpol-PP saat Turun Truk

Sementara itu, Wakil Bupati Klaten, Benny Indra mengatakan petugas gabungan sudah melakukan tanggap cepat untuk menangani lokasi terdampak angin kencang.

Pemerintah daerah juga sudah menyalurkan bantuan sembako dan mendirikan dapur umum untuk emmenuhi kebutuhan warga yang terdampak angin kencang.

"Bantuan sudah kami salurkan, bentuknya sembako, perlengkapan dan dapur umum untuk konsumsi warga masyarakat."

"Kebanyakan genteng yang rusak, sudah ada perbaikan, bantuan dari desa dan Pemda."

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X