Sindikat penjambret tersebut beranggotakan 6 orang.
Mereka beraksi secara berkelompok dengan menyasar pengendara mobil.
"Jumlah anggota enam orang. Mereka beraksi secara berkelompok menyasar pengendara mobil dan merupakan sindikat antarprovinsi," ujar AKBP Sigit dalam konferensi pers di Mapolresta Solo, Jumat, 21 Februari 2025.
"Keenam pelaku ini sengaja datang ke sebuah kota untuk melancarkan aksinya," tambahnya.
Adapun modus operandinya yakni mereka biasanya tiba di suatu kota pada malam hari dan menginap terlebih dahulu di hotel.
Kemudian pada pagi harinya, para pelaku melancarkan aksinya dengan meminjam sepeda motor di rental.
Para pelaku berbagi tugas untuk melancarkan aksi mereka.
Modus yang dipakai pun sama di setiap kotanya yakni dengan mengelabui korban jika ban kendaraan bocor.
"Semua pencurian itu dilakukan dengan sangat cepat. Saat pengendara masuk lagi ke mobil dan menyadari kehilangan barang, seluruh anggota sindikat sudah tidak ada di lokasi," kata AKBP Sigit. ***