Namun, hasil autopsi menyebutkan PRA tewas akibat tenggelam.
"Mungkin posisi sebelumnya korban sudah lemas atau sudah tidak berdaya."
"Korban dibuang ke sungai dalam kondisi masih hidup," ucap AKP Margono Suhendra.
Kronologi Kejadian
Pada Senin, 10 Februari 2025, pukul 16.00 WIB, PRA keluar rumah.
PRA pamit kepada ayahnya, M, bertemu orang untuk beli barang cash on delivery (COD).
Saat itu, PRA naik sepeda motor Honda Vario dan bawa ponsel.
M kemudian menelpon PRA karena tidak kunjung pulang hingga pukul 20.00 WIB.
Baca Juga: Ayah Keji di Banjarsari Ciamis Cabuli 2 Anak Tiri Bawah Umur, Ancam Bunuh Kalau Enggak Nurut
Namun, saat itu ponsel PRA tidak aktif.
Ponsel PRA baru aktif dini hari tadi sekitar pukul 00.30-01.00 WIB.
Namun, panggilan telepon dari M tidak pernah diangkat.
Artikel Terkait
Mengaku Suami Siri, Pelaku Mutilasi Mayat Wanita dalam Koper di Ngawi Berhasil Ditangkap Pihak Kepolisian
Kronologi Lengkap Penangkapan Pelaku Mutilasi Mayat Wanita dalam Koper Ngawi di Kota Madiun
Sempat Dikira Boneka, Warga Temukan Mayat Bayi Laki-laki Mengapung Tersangkut Batu dan Sampah di Sungai Irigasi di Kartasura Sukoharjo
Ditemukan Mayat Wanita di Sebuah Rumah Kawasan Kasihan Bantul Yogyakarta, Ditutup Selimut Merah dan Terdapat Pewangi Pakaian di Atas Jasad
Geger Penemuan Mayat Pria Sudah Membusuk di Gubuk Kawasan Hutan Tinjomoyo Gunungpati Semarang