KUPANG, PORTALOKA.ID - Tiga buah senjata api rakitan berhasil diamankan oleh Tim Resmob Satreskrim Polres Kupang pada Rabu, 29 Januari 2025,sore.
Senjata api rakitan tersebut milik seorang warga berinisial MP (64) yang merupakan warga Desa Oeletsala, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Kapolres Kupang, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, melalui Kapolsek Kupang Tengah membenarkan adanya kepemilikan senjata api rakitan dan penangkapan tersebut.
"Ya benar, terduga MP selaku pemilik kami sudah amankan untuk diinterogasi lebih lanjut, " kata Ipda Muhammad Ciputra Abidin, Kapolsek Kupang Tengah.
Baca Juga: 4 Fakta Kecelakaan Beruntun di Piyungan Bantul Yogyakarta, Dua Kendaraan Rusak dan Truk Masih Mulus
Kejadian tersebut sudah dilaporkan ke pihak kepolisian, dan dicatat dengan nomor laporan polisi LP/B/7/I/2025/SPKT/Sek Kupang Tengah/Polda NTT tertanggal 30 Januari 2025 pukul 00.59 Wita.
Kronologi kejadian tersebut, berawal pada Rabu, 29 Januari 2025, sekitar pukul 14.00 Wita.
Seorang warga bernama IYB, mendatangi rumah MP untuk melakukan mediasi guna membahas tentang sapi miliknya yang masuk dan merusak tanaman milik MP.
Ketua RT dan Kepala Dusun serta tokoh masyarakat setempat, turut hadir dalam mediasi tersebut.
Pada saat mediasi berlangsung, secara tidak sengaja IYB melihat tiga pucuk senjata api laras panjang yang disandarkan di tiang rumah milik MP.
Setelah mediasi tersebut berakhir dan keadaan sudah sepi, IYB masuk ke dalam rumah dan mengambil satu pucuk senjata api yang ada amunisinya, kemudian melaporkannya ke Polsek Kupang Tengah.
Pihak kepolisian lalu menindaklanjuti laporan tersebut, dan segera menuju ke lokasi dan mengamankan senjata api milik MP tersebut.
Resmob Satreskrim Polres Kupang langsung mengamankan barang bukti berupa tiga pucuk senjata api rakitan dan selanjutnya MP akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Artikel Terkait
Buronan Pelaku Penganiayaan Personel TNI AD dan Istrinya di Kupang NTT Akhirnya Berhasil Ditangkap
Karyawan Indomaret Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kupang NTT, Seutas Tali Masih Terikat di Leher
Kronologi Kejadian Pegawai Honorer TVRI Kupang NTT Meninggal Saat Cuci Mobil Operasional, Keluarga Tolak Autopsi
Kapolres Kupang Kota Ungkap Dugaan Penyebab Pegawai Honorer TVRI NTT Meninggal Dunia, Keluarga Korban Tolak Autopsi