Surisdiyanto melanjutkan, pada pukul 10.30 WIB pihaknya berhasil mengangkat 3 korban lainnya dalam kondisi meninggal dunia.
Baca Juga: Identitas 13 Korban Terseret Ombak Pantai Drini Gunungkidul Yogyakarta, Semua Sudah Ditemukan
Adapun lokasi penemuan ada di 100 meter dari tepi pantai.
"Pada pukul 10.30 WIB Tim SAR berhasil mengangkat tiga orang siswa dengan kondisi meninggal dunia, ketiganya ditemukan 100 meter dari tepi pantai," ucapnya.
Dari keterangan tim SAR, 3 pelajar meninggal dunia bernama Alfian Aditya Pratama, Malven Yusuf Adh Dhuqa, dan Bayhaki Faqtyansah.
Selanjutnya korban meninggal dunia ke-4 atas nama Rifky Yoeda Pratama ditemukan pada keesokan harinya pada Rabu, 29 Januari 2025 pukul 07.30 WIB.
Korban ditemukan sekitar 50 meter dari penemuan tiga korban meninggal dunia sebelumnya.
"Satu korban berhasil ditemukan pukul 07.30 WIB. Jadi dengan kemarin total ada empat korban meninggal dunia akibat laka laut di Pantai Drini," kata Surisdiyanto.
Surisdiyanto melanjutkan, Rifky ditemukan oleh penyelam di kedalaman 25 meter dibawah permukaan laut.
"Korban atas nama Rifky ditemukan saat petugas menyelam dengan kedalaman 25 mdpl," ucapnya.
5. Tim SAR Sebut Ombak Tenang saat Kejadian
Sebagai informasi tambahan, saat kejadian, kondisi gelombang pantai Drini terbilang landai.
Artikel Terkait
13 Pelajar Asal Mojokerto Terseret Ombak Pantai Drini Gunungkidul Yogyakarta, 3 Orang Meninggal Dunia dan 1 Hilang
Korban Ke-4 Tragedi Pantai Drini Gunungkidul Yogyakarta Siswa SMPN 7 Mojokerto Sudah Ditemukan
Identitas 13 Korban Terseret Ombak Pantai Drini Gunungkidul Yogyakarta, Semua Sudah Ditemukan
Data Diri 4 Pelajar SMPN 7 Mojokerto Meninggal Dunia Terseret Ombak di Pantai Drini Gunungkidul Yogyakarta, 4 Orang Masih Dalam Perawatan
Kondisi Terkini Pelajar SMPN 7 Mojokerto yang Selamat Usai Terseret Ombak di Pantai Drini Gunungkidul Yogyakarta, 2 Orang di ICU
Tangis Pilu Keluarga Sambut Kedatangan Rombongan Siswa SMPN 7 Mojokerto Usai Tragedi Pantai Drini
Firasat Ayah Sebelum Anaknya Tewas dalam Tragedi SMPN 7 Mojokerto di Pantai Drini, Kebetulan atau Pertanda?