Minggu, 19 Juli 2026

Pencarian Hari Ketiga, Polsek Tasifeto Timur Belu NTT Temukan Warga yang Terseret Banjir Dalam Kondisi Meninggal Dunia

Photo Author
Nova Kurniawati, Portaloka
- Selasa, 28 Januari 2025 | 22:11 WIB
Petugas mengevakuasi korban hanyut di Belu, NTT (Tribrata News Kupang)
Petugas mengevakuasi korban hanyut di Belu, NTT (Tribrata News Kupang)

BELU, PORTALOKA.ID - Seorang warga Dusun Halimea, Desa Fatubaa, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan hilang akibat terseret banjir bandang.

Auria Da Costa Montero (60) dilaporkan hanyut pada Minggu, 26 Januari 2025, sekitar pukul 13.30 WITA.

Menurut keterangan para saksi, korban terlihat hanyut terbawa arus sungai yang meluap akibat banjir, sambil memeluk sebatang kayu.

Karena arusnya sangat deras, kedua saksi tidak berani menyeberangi sungai, kemudian segera memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarga korban.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! BRI UMKM EXPO(RT) dan Microfinance Outlook 2025 Digelar 30 Januari -hingga2 Februari di ICE BSD

Pada pencarian hari pertama, hanya menemukan pakaian korban di sekitar lokasi kejadian.

Cuaca yang buruk di wilayah tersebut sempat menghambat pencarian pada hari kedua.

Setelah tiga hari pencarian, akhirnya Polsek Tasifeto Timur Resor Belu, Polda NTT, bersama tim gabungan dan masyarakat berhasil menemukan jasad Auria Da Costa.

"Baru pada hari ketiga, korban ditemukan cukup jauh dari lokasi awal terseret banjir dalam kondisi meninggal dunia," ungkap Kapolsek Tasifeto Timur, IPDA Yusran.

Baca Juga: Fakta-Fakta Kasus Meninggalnya Pegawai Honorer TVRI NTT Saat Cuci Mobil Operasional, Kronologi hingga Hasil Pemeriksaan

Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Siprinaus Lau, di sungai kecil Dusun Halimea, dalam keadaan tertelungkup di atas tumpukan kayu dengan tubuh berlumuran lumpur.

Kapolsek Tasifeto Timur menjelaskan bahwa jasad korban ditemukan pada Selasa, 28 Januari 2025, sekitar pukul 09.30 WITA.

"Setelah mendapatkan laopran dari warga, kami bersama tim gabungan langsung menuju lokasi. Saat di cek, benar itu korban yang hilang terseret banjir dan sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujar IPDA Yusran.

Tim gabungan mengevakuasi korban dengan dimasukkan kedalam kantong jenazah, kemudian dibawa ke rumah duka.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X