Baca Juga: Wanita Asal Bugangan Semarang Nekat Maling Pakaian Milik Warga Jaken Pati, Kerugian Capai Rp 8 Juta
"Meski awalnya tanah itu direncanakan untuk rumah keluarga, saya melihat ada manfaat yang jauh lebih besar jika tanah ini digunakan untuk pengembangan sekolah."
"Anak-anak bisa belajar di tempat yang lebih layak," tuturnya.
Keputusan ini menjadi bukti ketulusan seorang anggota Polri yang rela menunda keinginan pribadinya demi kemajuan pendidikan.
"Saya percaya, membantu pendidikan anak-anak adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa," imbuhnya.
Langkah kecil ini membawa dampak besar bagi anak-anak di Desa Petir.
Selain itu juga memberikan kesempatan ada mereka untuk belajar di lingkungan yang lebih baik.
Kisah Aipda Agung Ristianto adalah cerminan nyata bahwa kepedulian dan pengorbanan bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang. ***
Artikel Terkait
Bermula dari Warga Curiga Suara Gaduh, Ular Kobra Jawa 1 Meter Ditangkap setelah Duel dengan Kucing di Karangdowo Klaten
Kondisi 3 Korban Mobil Pikap Traga Muatan Jeruk Tabrak Tiang Listrik Lalu Terguling di Jalan Jogja-Solo Prambanan Klaten, Sempat Terjepit Kabin
Gegara Pecah Ban, Mobil Pikap Traga Tabrak Tiang Listrik Lalu Terguling di Jalan Jogja-Solo Prambanan Klaten, Muatan Jeruk Berserakan
Kronologi Lengkap Mobil Pikap Traga Muatan Jeruk Tabrak Tiang Listrik Lalu Terguling di Jalan Jogja-Solo Prambanan Klaten, Tujuan Jember ke Yogyakarta
Bocah SD Tewas Tenggelam di Sungai Pleret Jetis Klaten Diduga Terpeleset saat Memancing, Awalnya Sudah Dilarang Keluarga