“Saya kenal dari tindik di pusar, sendal, dan juga gelang di tangan korban,” ucap Ana, Jumat, 24 Januari 2025 di RSUD dr. Soeroto Ngawi.
Ana juga menyampaikan bahwa dirinya terakhir bertemu UK pada Jumat, 17 Januari 2025.
Saat itu, korban izin pergi ke Tulungagung dengan menggunakan mobil pribadinya, Ertiga putih.
Namun, komunikasi dengan korban terputus sejak Senin, 20 Januari 2025.
Baca Juga: Patut Disyukuri! MenPAN RB Tetapkan Gaji PPPK Paruh Waktu di Jawa Timur, Ada Ngawi Hingga Kediri
"Kalau anaknya, sehari-hari saya asuh di Blitar ini. Nah, sejak ke Tulungagung itu, saya coba kontak pada Senin (20 Januari 2025) itu sudah ga jawab. Kemudian, ayah tirinya juga tidak dijawab ketika mengontak,” ungkapnya.
Ana mengaku terkejut ketika mendengar kabar mengenai kerabatnya UK.
"Saya tentu terkejut dan saya sedih sekali. Kami hanya bisa pasrah dan menyerahkan proses hukum ini pada pihak berwenang. Kami akan segera membawa pulang jenazah UH,” kata Ana.***
Artikel Terkait
Ide Sajian Imlek Udang Bantal yang Gurih dan Lezat, Luarnya Garing Dalamnya Lembut, Favorit Bocil Nih, Cocok Jadi Bekal Sekolah
BRI Microfinance Outlook 2025 Hadirkan Narasumber Terkemuka Dunia, Siapa Sosoknya?
Resep Ayam Goreng Serundeng Kelapa yang Mudah dan Lezat untuk Keluarga
Ditemukan Tewas dengan Pakaian Serba Hitam, Polisi Telusuri Motif Pria Karawang yang Lompat dari Lantai 11 Mal PVJ Bandung
Dua Pegawai Puskesmas di Boyolali Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Rugikan Negara Hingga Rp1,8 Miliar, Begini Akal Bulusnya
WOW FANTASTIS! Gaji Capai Rp17 Juta, Ini Daftar Formasi CPNS 2025 untuk Lulusan Sarjana Komputer dan Teknik Informatika, Segera Siapkan Dokumen Beriku