Minggu, 19 Juli 2026

Bandar Lampung Rentan Banjir, Apa Sebenarnya yang Terjadi? Ini Penjelasan BMKG

Photo Author
Frista Zeuny, Portaloka
- Minggu, 19 Januari 2025 | 19:49 WIB
BMKG Lampung menyebut, Bandar Lampung termasuk daerah rentang banjir (Kemenkeu)
BMKG Lampung menyebut, Bandar Lampung termasuk daerah rentang banjir (Kemenkeu)

Apa Solusinya?

Supaya dampak hujan tidak menjadi bencana musiman, maka perlu adanya perbaikan dalam beberapa aspek.

1. Perbaikan Drainase

Drainase berfungsi untuk mengalirkan air dari suatu tempat ke tempat lain secara alami maupun buatan.

Menurut BMKG, sistem drainase buatan hendaknya dibuat dengan sebaik-baiknya.

Sehingga, memastikan air hujan dapat cepat mengalir ke sungai maupun laut.

Baca Juga: Polres Metro Lampung Bongkar Kasus Penggelapan Uang di Toko Alfamart, Kerugian Capai Ratusan Juta

2. Penambahan Kolam Retensi

Kolam retensi atau embung berfungsi sebagai penampungan air hujan sementara waktu.

Dengan adanya kolam ini, maka dapat mengurangi beban aliran air ke wilayah pemukiman yang menyebabkan banjir.

3. Reboisasi DAS

Reboisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) adalah kegiatan menanam Kembali pohon di area yang sudah rusak atau gundul.

Hal ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi DAS sebagai penyimpanan air, sehingga dapat menahan air hujan di hulu sungai.

Selain itu, reboisasi DAS juga menjadi pelindung bagi manusia dan satwa, serta menjaga kelestarian alam.

Baca Juga: Wisata Bahari di Pulau Pahawang Lampung, Kombinasi Keindahan Bawah Laut dan Pantai Pasir Putih

Halaman:

Editor: Arman Odie

Sumber: BMKG Lampung

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X