Sabtu, 18 Juli 2026

Puluhan Siswa SD di Sukoharjo Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis, Begini Kronologinya

Photo Author
- Kamis, 16 Januari 2025 | 19:38 WIB
Ilustrasi - Puluhan siswa SD di Sukoharjo keracunan masal usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis  (IST)
Ilustrasi - Puluhan siswa SD di Sukoharjo keracunan masal usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (IST)

SUKOHARJO, PORTALOKA.ID - Puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Dukuh 3 Sukoharjo, Jawa Tengah mengalami keracunan usai menyantap makan bergizi gratis, pada Kamis, 16 Januari 2025.

Berikut kronologi keracunan masal siswa SDN Dukuh 3 Sukoharjo.

Menu makan bergizi gratis yang dibagikan pada hari Kamis, 16 Januari 2025 adalah nasi putih, ayam goreng tepung, cah wortel, tahu serta susu.

Makanan tiba di sekolah pukul 09.00 WIB dan dibagikan kepada siswa pukul 09.30 WIB.

Baca Juga: Viral Video Makan Bergizi Gratis di Papua Pegunungan, Warganet: Alhamdulillah Sampai Juga

Setelah menyantap makanan tersebut, sebanyak 50 orang dari 200 orang siswa mengeluh mual, muntah, serta pusing.

Sejumlah anak juga mengeluhkan mencium bau basi dari ayam goreng tepungnya.

Makanan yang ada pun segera ditarik kembali oleh pihak sekolah.

Pihak sekolah segera melaporkan ke SPPG serta puskesmas terdekat untuk penanganan pertama.

Baca Juga: Pengakuan Pria Warga Sukoharjo Edarkan Uang Palsu di Pasar Ngebuk Cawas Klaten, Sudah 5 Kali hingga Beli Lauk Ikan Asin

Kepala Puskesmas Sukoharjo, dr. Kunari Mahanani mengungkapkan dugaan penyebab terjadinya keracunan makanan pada siswa SD ini adalah pengolahan ayam yang kurang matang.

"Ayam yang tidak matang. Ya yang terkena cuma mual, muntah dan pusing, tidak sampai dirujuk ke rumah sakit," ungkap Kunari saat ditemui awak media pada Kamis, 16 Januari 2025.

Siswa yang mengalami keracunan telah diobati oleh tim medis dan diobservasi.

"Sudah kita tangani ya, kita obati, kita observasi, hasilnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Insya Allah sampai ke depannya, besok itu tidak bertambah lagi," tambahnya.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X