Korban terjepit pada bagian tangan.
Tim Basarnas harus menggunakan alat combi tool dan lifting pad untuk menyelamatkan korban.
"Kami menggunakan alat rescue combi tool untuk membuat celah agar bodi kendaraan bisa terangkat sedikit."
"Langkah kedua memasukkan lifting pad yang kami isi udara sehingga bisa mengangkat bodi kendaraan sedikit ke atas untuk memberikan akses tangan korban untuk bisa keluar," ucapAsnawi Suroso.
Baca Juga: Rumah Guru di Karanganom Klaten Dibobol Maling, Emas, HP dan 2 CCTV Dibawa Kabur, Segini Kerugiannya
"Kesulitan yang jelas posisi terjepit tangan korban dengan bodi kendaraan."
"Kedua potensi dasar tanah yang lembek."
"Kondisi korban sendiri ada di bagian depan kendaraan," terangnya.
Setelah dievakuasi, korban lalu dibawa ke RSUD Wates untuk mendapatkan penanganan medis. ***
Artikel Terkait
Tinggal Sendiri, Lansia di Karanganom Klaten Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya Setelah Tiga Hari Hilang Kontak
Dikira Pergi ke Luar Kota, Lansia di Karanganom Klaten Ditemukan Tewas di Kamar Mandi
Kecelakaan Bus Murni Jaya Terguling di Sawah Panjatan Kulon Progo Yogyakarta, Bagaimana Kondisi Korban?
Sempat Tabrak Suzuki Shogun Petani, Begini Kronologi Kecelakaan Bus Murni Jaya Teguling di Area Persawahan, 6 Orang Terluka
Siswa TK hingga SMA di Jungkare Karanganom Klaten Senang Dapat Makan Begizi Gratis, Uang Jajan Bisa Ditabung
Rumah Guru di Karanganom Klaten Dibobol Maling, Emas, HP dan 2 CCTV Dibawa Kabur, Segini Kerugiannya
Kronologi Lengkap Rumah Guru di Karanganom Klaten Dibobol Maling, Emas hingga 2 CCTV Raib Dibawa Kabur