"Tapi tetap akan ada evaluasi, karena evaluasi itu adalah amanah undang-undang. Tunggu sampai setelah Idul Fitri," ungkapnya.
Belajar dari Penerapan UN Sebelumnya
Abdul Mukti mengaku pihaknya telah mengkaji dan berharap sistem baru yang dirancangnya akan tepat untuk mengukur hasil belajar siswa secara nasional.
Meski belum mengungkap sepenuhnya, Mendikdasmen RI itu berjanji akan adanya sistem baru dan terasa berbeda dari sebelumnya.
"Karena itu maka kami sudah mengkaji semua pengalaman sejarah itu, termasuk kekhawatiran masyarakat," ujar Abdul Mukti.
"Nanti pada akhirnya kami memiliki sistem evaluasi baru yang dia akan berbeda dengan sebelumnya. Evaluasi baru yang berbeda itu seperti apa? Tunggu sampai kami umumkan," tandasnya.***
Artikel Terkait
Klaten Town Square Klatos Akhirnya Diresmikan, Ada Bioskop XXI hingga Berbagai Brand Ternama
Kemenag Loloskan 71.424 Peserta PPPK Tahap 1, Berikut Berkas yang Harus Disiapkan
Kronologi Kecelakaan Tragis Mobil Calya Tabrak Satu Keluarga hingga Tewas di Pekanbaru
Jatuh ke Sumur, Wanita Paruh Baya di Sleman Yogyakarta Berhasil Diselamatkan Tim SAR
Rans Nusantara Hebat Milik Raffi Ahmad-Kaesang Pangarep Dulunya Ramai Tapi Kini Sepi Memprihatinkan, Netizen: Laundry
Sri Mulyani Sebut Prabowo Presiden Pertama yang Lihat Tutup Buku APBN: Itu Luar Biasa