PORTALOKA.ID - Rencana Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menerapkan kurikulum baru di Indonesia tampaknya akan segera terwujud.
Rencana itu pun dibocorkan oleh Mendikdasmen, seperti dalam video yang beredar di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun X @BarisanPemudaRI, Mu'ti membocorkan tentang kurikulum deep learning seraya menilai materi belajar bagi siswa di Indonesia saat ini masih cenderung banyak.
Mu'ti menyoroti kurikulum materi belajar di Indonesia dapat dikurangi namun tetap mendalam, seperti kurikulum deep learning yang diterapkan di Australia.
Baca Juga: BRI Kurangi Jumlah Kantor, Tingkatkan Sharing Economy ke Masyarakat Lewat AgenBRILink
"Materi pelajaran mungkin ringan, tetapi cara menjelaskannya mendalam," ujar Mukti yang tampak dalam video yang diunggah akun X @BarisanPemudaRI, pada Selasa, 5 November 2024.
Apa Itu Kurikulum Deep Learning?
Mu'ti mengungkapkan kurikulum deep learning dapat membantu siswa memahami materi secara lebih baik melalui metode pembelajaran yang membangun pemikiran kritis.
Selain itu, elemen yang dirancang dalam kurikulum deep learning bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang tidak hanya mengedepankan pengetahuan namun juga pengalaman bermakna bagi siswa.
"Kita arahkan dengan pembelajaran mindful, meaningful, dan joyful," sebut Mu'ti dalam kesempatan yang sama.
Baca Juga: Mendikdasmen Abdul Mu'ti Bocorkan Kurikulum Terbaru Deep Learning, Apa Itu? Simak Penjelasannya
Tiga Elemen dalam Kurikulum Deep Learning
Seperti diketahui, Mendikdasmen RI telah membuat gagasan terkait kurikulum deep learning sebagai kurikulum baru di Indonesia dengan pendekatan pembelajaran yang lebih mendalam.
Dikutip dari Teacher Magazine, berikut ini tiga elemen dalam kurikulum deep learning yang menjadi metode pembelajaran yang disebut Mu'ti telah diterapkan di Australia:
Artikel Terkait
Fenomena Kawanan Monyet Ekor Panjang Serang Permukiman dan Lahan Pertanian Warga Imogiri Bantul Yogyakarta, Ada Apa?
Teks Doa Upacara dan Tabur Bunga Hari Pahlawan 2024, Singkat dan Penuh Makna
Gempa Langka di Karanganyar M 2,3 Terdeteksi BMKG Yogyakarta, Ternyata Ini Penyebabnya
20 Pesan Perjuangan Pahlawan Nasional, Cocok Dijadikan Caption Instagram atau Status WhatsApp pada Hari Pahlawan 2024
6 Fakta Truk Tronton Fuso Seruduk Boks Tronton Hino di Jalan Jogja-Solo, Klaten, Kondisi Sopir Terjebit Kabin hingga Bermuatan Susu 11 Ton
Warga Demo Minta Kades Taji, Juwiring, Klaten Mundur, Dituding Mesum Gegara Keluar dari Rumah Istri Orang Jam 3 Pagi