CIAMIS, PORTALOKA.ID - Asda I Setda Kabupaten Ciamis Dase Fadli Mubarok mewakili Pj Bupati Ciamis Budi Waluya meresmikan launching Kampung Zakat di Desa Padaringan, Senin, 30 Desember 2024.
Peresmian ditandai dengan pembukaan nomenklatur Kampung Zakat dan gunting pita kantor baru UPZ Baznas Desa Padaringan.
Gunting pita dilakukan oleh Ketua Baznas Kabupaten Ciamis KH Lili Miftah dan didampingi Asda I Dase Fadli Mubarok.
Launching Kampung Zakat ini dihadiri Ketua MUI Kabupaten Ciamis KH Saiful Ujun, Ketua DMI Kabupaten Ciamis KH Syarif Nur Hidayat, Kais ZaWa Kemenag Kantor Kabupaten Ciamis KH Wahidin, dan Plt Camat Purwadadi.
Launching Kampung Zakat ini merupakan tonggak bersejarah bagi penggerak zakat di Desa Padaringan.
Perjuangan sejak awal tidaklah mudah. Ada saja hambatan dan rintangan. Tapi itu bisa diatasi sehingga Desa Padaringan akhirnya ditetapkan menjadi Kampung Zakat.
UPZ Desa Padaringan, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis layak diacungi jempol. Dua tahun berjuang ternyata mampu menghimpun zakat hingga mencapai Rp12 juta per bulan.
Kesadaran masyarakat Desa Padaringan untuk gerakan zakat tentu berkat kerjasama semua pihak di Pemerintahan Desa Padaringan dan MUI Kecamatan Purwadadi.
Baca Juga: Baznas Kabupaten Kampar Provinsi Riau Studi Tiru Pengelolaan Zakat di Baznas Ciamis
"Kami berjuang selama dua tahun untuk mencapai keberhasilan target penghimpunan zakat di Desa Padaringan. Akhirnya Desa Padaringan berhasil membangun kesadaran berzakat," ujar Ketua MUI Kecamatan Purwadadi, KH Mohtar Ghazali.
Kepala Desa Padaringan Sartono menambahkan, kesadaran untuk membayar zakat sudah bagus.
Diharapkan gerakan berzakat ini berkesinambungan hingga mencapai kemanfaatan yang lebih luas.
"Manfaat zakat ini akan kembali kepada diri kita. Bagi warga yang pernah merasakan sakit dan keadaan darurat bisa bercerita manfaat zakat. Apalagi UPZ Baznas Desa Padaringan selalu memberikan bantuan," ujar Sartono.
Ketua Baznas Kabupaten Ciamis KH Lili Miftah mengatakan, kesadaran membayar zakat akan membawa berkah dan kelak akan menjadi harmoni antara yang kaya dan miskin. Ada dua golongan ketika kesadaran berzakat berkembang.
Artikel Terkait
3 Fakta Kecelakaan Mobil Kijang di Kulon Progo Yogyakarta, Sopir Selamat Setelah Menabrak Tiang Telepon
Hore! Pendaftaran PPPK 2024 Tahap 2 untuk Tenaga Non ASN Diperpanjang, Cek Jadwal Terbaru di Sini
Borobudur Land Magelang, Salah Satu Destinasi Wisata di Jawa Tengah yang Menyuguhkan Wahana Eksotis, HTM Cuma Rp 20 Ribu
Rumah Petani di Sikka NTT Tertimpa Pohon Tumbang, Penghuni Terpaksa Mengungsi
Resep Ikan Bakar Teflon ala Chef Devina Lengkap dengan Bumbu Bakarnya, Awet dan Serbaguna, Cocok Buat Menu Bakaran Malam Tahun Baru
Cuma Modal Ubi Bisa jadi Cemilan Seenak Ini, Luarnya Garing Dalamnya Lembut, Buat Ide Jualan juga Oke