PORTALOKA.ID - Viralnya kasus penganiayaan pegawai toko roti di Cakung, Jakarta Timur yang dilakukan oleh anak bosnya mendapat respons cepat dari Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Sebelumnya, Dewan Komisi III bersama Kapolres Jakarta Timur menyelenggarakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan menghadirkan korban, Dwi Ayu Darmawati secara langsung, pada 17 Desember 2024.
Selain kronologi kejadian, korban juga menyampaikan peristiwa lain, yaitu pengacara kedua yang menangani perkara penganiayaan telah menipu keluarganya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Advokat Indonesia (PERADI SAI), Juniver Girsang mengaku geram atas tindakan pengacara yang dinilai tidak bertanggung jawab itu.
Baca Juga: Makin Mudah! BRI Gandeng Artajasa Luncurkan Fitur Cardless Withdrawal, Transaksi Tanpa Kartu di ATM
Juniver mengatakan, jika pengacara itu terbukti melakukan penipuan maka harus mendapat sanksi berat hingga pemberhentian tetap sebagai anggota .
Sebagai pemilik firma hukum, Juniver menjelaskan, apabila advokat itu termasuk anggotanya, maka pihaknya akan meminta Dewan Kehormatan Pusat (DKP) PERADI SAI untuk memberikan tindakan tegas.
"Saya akan meminta kepada Dewan Kehormatan Pusat (DKP) PERADI SAI untuk menyelenggarakan sidang, apabila terbukti maka layak diberi hukuman berat yaitu pemecatan tetap sebagai anggota," jelasnya Juniver dalam keterangan resmi, pada Kamis, 19 Desember 2024.
Menurutnya, advokat merupakan profesi yang sangat terhormat, sehingga perlu dijaga dan tidak disalahgunakan.
Baca Juga: DPR RI Minta Polisi Usut Pengacara yang Tipu Korban Penganiayaan Anak Bos Toko Roti
Dalam hal ini, Juniver meminta kepada Organisasi Advokat lain agar tak segan memproses tindakan anggota yang bermasalah atau diduga melakukan penipuan.
Pihaknya juga menyampaikan himbauan kepada anggota kepolisian untuk segera bertindak ketika ada laporan kasus yang masuk tanpa harus menunggu viral.
"Kami juga menghimbau kepada kepolisian segera bertindak tanpa harus ada viral terlebih dahulu," tegasnya.
Bagi Juniver, advokat merupakan profesi yang berharga di depan masyarakat pencari keadilan, terutama rakyat kecil.
Artikel Terkait
Bertemu Presiden Mesir, Prabowo Ingin Tingkatkan Kerjasama Perdagangan hingga Pendidikan
Inilah Daftar Pemenang Program Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Kabupaten Ciamis
ABK di Bandung Dipaksa Makan Daging Musang Hingga Berujung Viral, Berikut Peran 3 Pelaku Selama Kejadian
Ini Ancaman Hukuman 5 Wanita Dewasa Pelaku Kekerasan Terhadap Remaja di Klaten yang Viral di Media Sosial
Ketimpangan UMK di Jawa Barat: Ini 10 Kabupaten dengan Upah Minimum Terendah Tahun 2025
Banjir Bandang Terjang Tapanuli Selatan, 495 Rumah Tertimbun Lumpur, Ratusan Warga Mengungsi