Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan medis secara cepat.
Humas pesantren dan tim telah melaporkan kejadian ini pada pihak polisi. Sementara pelaku sudah diamankan untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
Pihak pesantren juga telah menghubungi keluarga SS di Sumbawa dan menyampaikan terjadinya peristiwa ini.
Selain itu, pihak pesantren sudah menemui keluarga pelaku untuk dimintai penjelasan terkait kejadian ini.
Baca Juga: Ponakan Tega Bakar Paman Sendiri di Karanggede Boyolali, Pelaku Diringkus PolisiBaca Juga: Ponakan Tega Bakar Paman Sendiri di Karanggede Boyolali, Pelaku Diringkus Polisi
Pihak dari pondok pesantren menegaskan bahwa pondok sangat mengecam segala bentuk tindak kekerasan di linkungan pondok pesantren.
Harapannya kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak dan tidak terulang Kembali.
Pihak pesantren juga berharap santri yang mendapat musibah tersebut segera pulih dan mendapatkan penanganan terbaik.***
Artikel Terkait
Penumpang Diprediksi Meningkat, KAI Daop 6 Yogyakarta Lakukan Sejumlah Persiapan Jelang Nataru
Anggota Polres Pacitan Dipecat Secara Tidak Hormat, Dianggap Khianati Sumpah Jabatan, Ini Gegaranya
Kembali Bertemu dengan Ikke Jenner Usai Drama Perselingkuhan, Cahyanirynn: Saling Memaafkan tapi Tak Mau Kenal Lagi
Pria 66 Tahun Ditemukan Tewas di Sumur Tua di Jogonalan Klaten, Korban 4 Hari Hilang Saat Tahlilan
Keseruan BRI CoreLab di UIN Raden Fatah: Dekan Ajak Mahasiswa Upgrade Skill hingga GM Mednet Promedia Spill Strategi Konten SEO!
Paguyuban Pembudiya Perikanan Ciamis Tebar Sejuta Benih Ikan di Bendungan Leuwikeris