Minggu, 19 Juli 2026

5 Fakta Santri di Simo Boyolali Dibakar Tamu Pondok Pesantren Gegara Dituduh Mencuri HP, dari Kronologi hingga Motif

Photo Author
Nova Kurniawati, Portaloka
- Selasa, 17 Desember 2024 | 21:04 WIB
Ilustrasi - Fakta pembakaran santri di di Pondok Pesantren Darusy Syahadah Putra Boyolali (Freepik/freepik)
Ilustrasi - Fakta pembakaran santri di di Pondok Pesantren Darusy Syahadah Putra Boyolali (Freepik/freepik)

BOYOLALI, PORTALOKA.ID - Seorang santri di Simo, Boyolali, menjadi korban penganiayaan oleh tamu pondok pesantren.

Santri berinisial SS (16) dibakar karena dituduh mencuri handphone.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 16 Desember 2024 sekitar pukul 23.00 WIB di Pondok Pesantren Darusy Syahadah Putra, Dukuh Gumukrejo, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Ada sejumlah fakta yang diungkap kepolisian maupun pihak ponpes dari insiden pembakaran santri.

Baca Juga: Santri di Boyolali Dituduh Curi HP Lalu Dibakar, Pihak Pondok Pesantren Darusy Syahadah Buka Suara

Berikut ini fakta-faktanya:

1. Kronologi

Kejadian bermula saat pelaku GSD (21) berkunjung ke pondok pesantren pada Senin, 16 Desember 2024 pukul 21.00 WIB.

Pelaku mengaku sebagai kakak dari seorang santri berinisial E.

Saat itu, pelaku meminta adiknya untuk memanggil korban SS yang dituduh mencuri HP milik adiknya.

Kemudian korban pun mendatangi pelaku di ruang tamu ponpes.

Baca Juga: Selain Korek Api Ternyata Pelaku Tinggalkan Barang Ini setelah Bakar Santri Pondok Pesantren di Simo Boyolali

Di tempat itulah GSD menginterogasi korban dan menanyakan kepada korban apakah benar ia telah mencuri HP milik adiknya.

Korban selalu menjawab tidak hingga membuat pelaku emosi.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X