Kamis, 4 Juni 2026

Polres Bantul Catat 14 Orang Meninggal Dunia Karena Kecelakaan Air hingga Pekan Kedua Desember 2024, Begini Pesan Kapolres

Photo Author
Efrilia Aminati, Portaloka
- Selasa, 17 Desember 2024 | 14:44 WIB
Kapolres Bantul, AKBP Michael R Risakotta catat ada 14 kecelakaan air yang menakibatkan semua korban meninggal dunia (Dok Tribrata Bantul)
Kapolres Bantul, AKBP Michael R Risakotta catat ada 14 kecelakaan air yang menakibatkan semua korban meninggal dunia (Dok Tribrata Bantul)

Baca Juga: Honda PCX Seruduk Mobil Suzuki Escudo Parkir di Gamping Sleman Yogyakarta, 1 Orang Meninggal Dunia

Laka air yang terakhir terjadi di bantul adalah tewasnya pejalan kaki yang terperosok di gorong-gorong di Jalan Wates pada Minggu, 15 Desember 2024 sore.

TKP ada di Jalan Wates Km 11, Kalurahan Argorejo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kasubsi Operasi Kantor Basarnas Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Asnawi mengatakan, kejadian bermula saat korban berjalan dari arah barat ke timur di TKP.

Sesampainya di depan gapura, pria ini sempat berhenti.

Baca Juga: Resep Bolu Kukus Marmer ala Chef Devina Hermawan yang Lembut dan Wangi, Cocok untuk Suguhan Berbagai Acara

Kemudian dia melanjutkan langkah kakinya, namum tiba-tiba korban terperosok.

Asnawi bilang saat kejadian, kondisinya sedang banjir sehingga genangan yang ada menutup lubang.

Korban akhirnya masuk gorong-gorong dan ikut terbawa arus.

"Jadi informasi awal bahwasanya ada satu orang terperosok ke gorong-gorong yang berada di Jalan Raya Wates Jogja di Sedayu ini. Karena ada banjir, genangan yang menutup lubang membuat korban terperosok karena tidak melihat kalau itu gorong-gorong," kata Asnawi.

Baca Juga: Ekskavator Diterjunkan dalam Evakuasi Pejalan Kaki Hanyut di Gorong-gorong PLN Sedayu Bantul Yogyakarta

Dikatakan Asnawi, saat kejadian warga yang melihat tidak bisa segera lakukan evakuasi.

Pasalnya, gorong-gorong tertutup dengan beton.

Disamping itu debit air cukup tinggi dengan kedalaman sekitar 2 meter.

Tim SAR pun terkendala untuk lakukan evakuasi karena semua celah gorong-gorong tertutup air, pencayahaan yang minim dan perlu menggunakan alat berat.

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X