PORTALOKA.ID - Polres Bantul mencatat adanya kecelakaan air sebanyak 14 orang meninggal dunia sepanjang Januari hingga pekan kedua Desember 2024.
Hal ini disampaikan oleh Kapolres Bantul, AKBP Michael R Risakotta.
Michael mengatakan para masyarakat untuk lebih hati-hati di musim penghujan ini.
Pasalnya debit air yang kemungkinan besar mengalami kenaikan.
Sehingga warga yang akan beraktivitas dipinggir aliran sungai agar lebih berhati-hati.
"Saat ini sudah musim penghujan dan debit air mungkin cenderung mengalami kenaikan, sehingga aliran sungai menjadi deras dan berpotensi menjadi rawan atau berbahaya," kata Michael.
Michael bilang, sebelum melakukan berbagai aktivitas yang dekat dengan perairan, masyarakat agar mengenali lokasi yang akan dipilih.
Sehingga akan lebih aman dan mengenali medan mana yang membahayakan.
"Paling tidak, masyarakat bisa mengetahui dulu, melihat medan yang akan dipergunakan untuk kegiatan, sehingga betul-betul aman dan tidak terjadi persoalan atau bahaya," jelas dia.
Michael melanjutkan, hal ini sebagai pengingat agar masyarakat belajar dari insiden yang baru-baru ini menelan korban jiwa.
Sehingga tidak akan ada laka air serupa yang akan terjadi di kemudian hari.
"Keselamatan harus tetap diutamakan dan langkah pencegahan harus diambil untuk menghindari kecelakaan serupa terjadi lagi,” tutur dia.
Artikel Terkait
6 Fakta Kasus Perdagangan Bayi di Yogyakarta, Bidan Sudah Beraksi Belasan Tahun dan Harga sesuai Jenis Kelamin
Pejalan Kaki Hanyut di Gorong-gorong Sedayu Bantul Yogyakarta, Korban Ditemukan Meninggal Dunia
Ekskavator Diterjunkan dalam Evakuasi Pejalan Kaki Hanyut di Gorong-gorong PLN Sedayu Bantul Yogyakarta
Honda PCX Seruduk Mobil Suzuki Escudo Parkir di Gamping Sleman Yogyakarta, 1 Orang Meninggal Dunia
Mobil Agya Tabrak Lari Sepasang Lansia di Sleman Yogyakarta, Keluarga Hentikan Proses Hukum, Ada Apa?
Identitas Pejalan Kaki Tewas Hanyut di Gorong-gorong Bantul Yogyakarta, Ada Sejumlah Uang di Saku Korban