PORTALOKA.ID - PT Kereta Api Indonesia atau KAI Daop 6 Yogyakarta terus melangkah maju dengan inovasi berbasis keberlanjutan lingkungan.
Salah satu langkah nyata adalah penggantian bantalan kayu pada jembatan baja dengan bantalan sintetis yang lebih ramah lingkungan, tahan lama, dan efisien.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro mengatakan bantalan sintetis ini lebih kuat, tahan terhadap cuaca ekstrem, dan tidak memerlukan penebangan pohon untuk diproduksi.
"Pada tahun 2024 ini Daop 6 telah mengganti 2.601 bantalan kayu di jalan dengan bantalan sintetis."
"Kami telah memasang bantalan sintetis tersebut di sebanyak 48 jembatan (BH) di seluruh wilayah Daop 6."
"Dengan begitu, KAI Daop 6 turut berupaya mewujudkan pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi perawatan infrastruktur,” kata Krisbiyantoro.
Krisbiyantoro menuturkan bantalan sintetis ini telah melewati serangkaian pengujian untuk memastikan bahwa bantalan tersebut memenuhi standard teknis yang ditetapkan.
Baca Juga: KAI Daop 6 Yogyakarta Optimalkan Kesiapsiagaan untuk Antisipasi Gangguan Hidrometeorologi
Pengujian mencakup:
1. Uji kekuatan lentur dan modulus young
2. Uji ketahanan beban lentur
3. Uji ketahanan tekan longitudinal
4. Uju kuat geser
Artikel Terkait
Libur Idul Adha 2024, KAI Commuter Tambah 8 Perjalanan Commuter Line Yogyakarta - Palur dan Commuterline Prambanan Ekspres
Daftar 28 Kereta Api Berbagai Kelas dan Tujuan yang Masuk dalam Promo 'Panjat Pinang' PT KAI, Cuma Bayar 79 Persen, Berlaku Sampai Hari Ini
5 Fakta Kecelakaan Kereta Api Taksaka vs Truk Molen di Bantul Yogyakarta, PT KAI Tindak Tegas dan Sopir Diamankan Polisi
PT KAI Rugi Rp1,9 Miliar Akibat Kecelakaan Kereta Api Taksaka vs Truk Molen di Bantul Yogyakarta, Ini Sumber Kerusakan
PT KAI Belum Laporkan Sopir Truk Molen yang Menemper Kereta Api Taksaka di Bantul Yogyakarta, Ini Alasannya
KAI Daop 6 Yogyakarta Optimalkan Kesiapsiagaan untuk Antisipasi Gangguan Hidrometeorologi
KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta Torehkan Pertumbuhan Positif, Volume Pengguna Commuter Line Yogyakarta-Palur Meningkat 16 Persen