“Selama ini kami banyak melakukan inisiasi dan program yang bertujuan untuk mewujudkan keuangan berkelanjutan yang inklusif dan selaras dengan prinsip ESG,” ujarnya.
Misalnya, program BRInita (BRI Bertani di Kota) yang dilakukan melalui aktivitas Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Aktivitas ini mengambil bagian penting dalam mendukung peran wanita melalui berbagai macam program pemberdayaan yang secara nyata mampu mendorong kesejahteraan bersama.
Program BRINita melibatkan kaum wanita untuk membuat ekosistem urban farming yang berkelanjutan, di daerah kota padat penduduk, agar dapat mengambil peran untuk meningkatkan nilai, di sisi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Sebanyak kurang lebih 615 perempuan telah mendapatkan pelatihan komprehensif terkait urban agriculture.
Selain itu, melalui keberadaan Holding Ultra Mikro menyediakan berbagai layanan diantaranya PNM Mekaar yang menawarkan pembiayaan dengan skema khusus diperuntukkan bagi kelompok Perempuan. Program tersebut telah memberdayakan lebih dari 15,1 juta nasabah perempuan sehingga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals terutama SDG 5 kesetaraan gender dan SDG 3 kehidupan sehat dan sejahtera. ***
Artikel Terkait
Kronologi Pria di Temanggung Nekat Rudapaksa Siswi SD 6 Kali, Berawal dari Chat WA Janjian di Kolam Renang dengan Pacar
Wamenkop Turun Tangan Atasi Kisruh Susu Boyolali, Dorong KUD Masuk Industri Pengolahan Punya Pabrik Susu
Kakek 84 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Keduwang Wonogiri, Ditemukan Berjarak 500 Meter dari Lokasi Penemuan Tongkat
Terima Penghargaan Bergengsi dari Presiden Peru, Prabowo: Kehormatan Luar Biasa
Siswi SD di Temanggung Dirudapaksa Ayah Pacarnya Berkali-kali, Modus Ancam Sebar Foto Syur
Kronologi Kakek Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Keduwang Wonogiri, Berawal dari Tak Mau Diajak Pulang Istri