Lebih lanjut kata Tanto, kepolisian lalu melakukan olah TKP dan memerika sejumlah saksi.
Ada dari pihak keluarga dan rekan kerja korban.
Menurut Tanto, teman korban menjelaskan SW telah pulang kerja pada Rabu, 30 Oktober 2024 pukul 18.00 WIB.
Di sisi lain, pihak keluarga mengaku korban sudah tidak pulang ke rumah selama semalaman.
Dari pemeriksaan yang dilakukan Polisi, korban diduga tewas karena alami kecelakaan tunggal.
"Dari rekan korban menyatakan bahwa yang bersangkutan sudah pulang bekerja sekitar pukul 18.00 WIB kemarin. Pihak keluarga juga mencari keberadaannya dan baru tahu pagi ini," terangnya.
Adapun kronologinya menurut Tanto, kejadian bermula saat korban mengendarai motor melaju dari arah timur ke barat.
Sesampainya di TKP, korban diduga hilang kendali hingga motornya oleng dan terjatuh di area persawahan jalan Jogja - Wates.
"Kronologinya bermula dari Motor korban yang berjalan dari timur ke barat, sesampainya di TKP kendaraan ini diduga hilang kendali hingga oleng dan terjatuh di area persawahan yang berada di sisi kiri jalan utama," tandasnya.***
Artikel Terkait
Viral Kasus Penusukan dan Penganiyaan di Prawirotaman Yogyakarta, 2 Korban Terluka
Kondisi Korban Penusukan dan Penganiayaan di Prawirotaman Yogyakarta, Salah Satu Korban Alami Luka Robek Bagian Perut
5 Fakta Penusukan dan Penganiayaan Santri Krapyak di Prawirotaman Yogyakarta, Pelaku Diduga Mabuk Sebelum Beraksi dan GP Ansor Buka Suara
Pimpinan GP Ansor Desak Polisi Tangkap Pelaku Penusukan dan Penganiayaan di Prawirotaman Yogyakarta, 2 Korban Santri Krapyak
Seorang Pria Tertemper Kereta Api di Kulon Progo Yogyakarta, Polisi: Diketemukan Ceceran Uang dan Potongan Tubuh Korban
2 Peserta Seleksi CPNS Dibacok saat Melintas di Sleman Yogyakarta, Korban Luka Parah dan Tidak Ada Warga yang Berani Menolong
Korban Pembacokan Peserta CPNS di Sleman Yogyakarta, Alami Lumpuh Separuh Badan, Begini Kondisinya
Kecelakaan Scoopy vs 2 Mobil di Bantul Yogyakarta, Pengendara Brio Tidak Punya SIM A, 1 Korban Terluka
Kecelakaan Tunggal Gegara Penyempitan Jalan di Bantul Yogyakarta, Tebeng Depan Motor Pecah
Santri di Kulon Progo Yogyakarta Tewas, Gegara Kesetrum Saat Bantu Pasang Atap di Pondok Pesantren