Rencananya, tenda-tenda itu akan digunakan untuk sebuah acara penutupan TNI Manunggai Masuk Desa atau TMMD, Kamis pagi, 31 Oktober 2024.
Setelah semua perlengkapan dikumpulkan, tenda nantinya akan dibangun kembali.
"Semua enggak ada yang berdiri, semua roboh."
"Itu tenda untuk acara penutupan TMMD."
"Sebisa mungkin kita dirikan lagi, karena akan digunakan upacara, akan kita maksimalkan."
"Terlontar tiga meter, itu tenda keangkat lalu terbalik," kata Kepala Desa Pakisan, Santosa.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
"Enggak ada korban, namun barang-barang ini perlu direnovasi ulang karena banyak yang tidak bisa digunakan," imbuhnya. ***
Artikel Terkait
Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Pinggir Sungai di Desa Kalikebo, Klaten, Berawal dari Warga Curiga Lihat Bekas Galian Tanah
4 Fakta Penemuan Mayat Bayi di Pinggir Sungai di Desa Kalikebo, Klaten, Warga Lihat Bekas Galian Tanah hingga Kondisi saat Ditemukan
Debat Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Klaten Diwarnai Aksi Tegang Pendukung Paslon dengan Polisi Gegara Parkiran Kendaraan
Damkar Evakuasi HP yang Dilempar Balita ke Sumur Sedalam 8 Meter di Wonosari, Klaten, Kesal Ponsel Mati Gegara Baterai Habis
Kronologi Balita Lempar HP ke Sumur Sedalam 8 Meter di Wonosari, Klaten, hingga Damkar Turun Tangan untuk Evakuasi Ponsel
Hari Sumpah Pemuda, 500 Orang Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter di Komplek Candi Untoroyono, Klaten
KPU Klaten Libatkan Emak-emak sebagai Petugas Sortir dan Pelipatan Surat Suara Pilkada Serentak 2024 Gubernur Jawa Tengah serta Bupati
Gercep! Jalan Bergelombang di Jalan Nasional ByPass Tegalyoso - Srago, Klaten Diperbaiki
Banjir Jumlah Peminat, Ternyata Segini Gaji Petugas Pelipat Surat Suara Pilkada 2024 KPU Klaten