Minggu, 19 Juli 2026

Berkat Pemberdayaan BRI, Klaster Petani Salak Karo Sumatera Utara Raih Omzet Rp30 Juta per Bulan

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Selasa, 29 Oktober 2024 | 09:50 WIB
Klaster petani salak asal Karo, Sumut mengikuti Bazaar UMKM BRILiaN (Istimewa)
Klaster petani salak asal Karo, Sumut mengikuti Bazaar UMKM BRILiaN (Istimewa)

Baca Juga: 2 Oknum Polisi di Garut Dipecat Gegara Ini, Kapolres Garut: Mereka Sudah Bukan Anggota Polri

Peminat yang paling banyak yakni konsumen dalam negeri, misalnya Aceh. Tetapi salak dari kelompok ini juga diekspor ke Malaysia dan Thailand.

Adapun panen dilakukan setiap 2 minggu sekali dengan hasil mencapai 1-1,5 ton sehingga omzet yang dihasilkan mencapai Rp30 juta per bulan.

Wulan bercerita, awal mula klaster tersebut mengenal BRI yakni pada 2010 saat meminjam Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan terus berangsur meningkat hingga saat ini.

Pinjaman tersebut menjadi modal awal yang membuat usahanya semakin berkembang.

Baca Juga: Viral Oknum Polisi di Garut Digerebek saat Berduaan dengan Istri Orang di Penginapan, Pelaku Terancam Dipecat

Wulan juga menuturkan, selama ini BRI hadir dalam rangka pendampingan, atau memantau perkembangan klaster dibarengi dengan penyuluhan informasi produk-produk BRI. Ia pun berharap, pendampingan dan pemberdayaan dari BRI terus berlanjut.

“Semoga kedepan peminjaman modal semakin mudah karena kami para petani salak masih membutuhkan modal,” ujarnya.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan bahwa Klaster Usaha merupakan pemberdayaan kepada kelompok usaha yang terbentuk berdasarkan kesamaan usaha dalam satu wilayah, sehingga tercipta keakraban dan kebersamaan dalam peningkatan maupun pengembangan usaha para anggotanya.

Hingga September 2024 terdapat lebih dari 33.800 klaster usaha binaan BRI yang tergabung dalam program Klasterku Hidupku.

Baca Juga: Aromanya Bikin Lapar, Begini Cara Membuat Ayam Goreng Serai Pakai Resep Chef Rudy Choirudin, Bisa Buat Ide Jualan

BRI sendiri secara proaktif telah melakukan lebih dari 2.300 pemberdayaan berupa pelatihan dan bantuan sarana prasarana produksi telah diberikan.***

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X