"Saya posisi di kantin tiba-tiba angin kencang dan hujan datang."
"Saya pegang paranet biar tidak terbang, terus saya pegang tiangnya."
"Lalu ada puting beliung dan joglo langsung ambruk," kata Lukman Nul Hakim.
Bangunan joglo itu berukuran 10 x 12 meter.
Joglo dibangun sebagai fasilitas tempat makan di tempat wisata Kereta Lokamerta.
Untuk sementara operasional lokasi wisata Kereta Lokamerta ditutup untuk proses pembersihan puing-puing bangunan. ***
Artikel Terkait
Usung Konsep Bangunan Limasan, Beautifikasi Stasiun Klaten Dimulai, Pelayanan pada Pelanggan Tetap Normal Tidak Ada Penyesuaian
Lahan Seluas 2 Hektar di Pedan, Klaten Terbakar, Diduga Berawal Bakar Sampah, Nyala Api Nyaris Merembet ke Bangunan Pabrik dan Ancam Gedung Sekolah
Kisah Kuli Bangunan di Prambanan, Klaten Ketiban Rejeki Nomplok, Rumah Gedeknya Disulap jadi Layak Huni, Kini Diatasnamakan Anaknya
Bangunan Joglo di Kalikotes, Klaten, Roboh Menimpa 4 Motor saat Hujan Deras Disertai Angin Puting Beliung, Kerugian Capai Rp 200 Juta
4 Fakta Bangunan Joglo di Kalikotes, Klaten, Roboh Timpa 4 Motor saat Hujan Deras Disertai Angin Puting Beliung, Ada 3 Orang yang Berteduh
Bangunan Joglo di Wisata Kereta Lokamerta, Klaten, Ambruk Rata dengan Tanah Disapu Angin Puting Beliung