"Saya cari tali untuk mengikat mulut dan kaki buaya. Terus saya tali dan saya bawa," ucapnya.
Anak buaya itu sudah dievakuasi tim animal rescue Damkar Satpol PP dan Pemadam Kebakaran atau Damkar Pemkab Klaten.
Komandan Regu 1 Damkar Klaten, Abdul Wachid mengatakan anak buaya tersebut adalah jenis buaya muara, panjangnya 73 cm.
"Ada rumor yang berkembang bahwa tetangga desa ada yang memilihara, lepas sekitar 1 bulan yang lalu."
"Kami sudah koordinasi dengan perangkat desa, camat untuk dilakukan komunikasi dan penyisiran," tuturnya.
Abdul Wachid menjelaskan anak buaya sementara diamankan ke markas Damkar.
Kondisi anak buaya itu lemas dan pingsan karena efek dari terkena setrum.
"Kondisinya lemas, kita isolasi dulu, kita pantau, kalau sudah membaik akan kita kirim ke BKSDA," ucapnya.
Artikel Terkait
Kronologi Pria Maling Motor Honda Beat Merah di Terminal Buntalan, Klaten Terekam CCTV, Segini Kerugian yang Diderita Korban
Ciri-ciri Pelaku Maling Motor Honda Beat Merah di Terminal Buntalan, Klaten, Sempat Mondar-mandir Sambil Telepon
Sapi 3 Kuintal Mengamuk lalu Kabur Masuk Gorong-gorong di Jatinom, Klaten, Begini Kondisinya saat Dievakuasi Tim Damkar
3 Fakta Sapi Mengamuk Kabur Masuk Gorong-gorong di Jatinom, Klaten, Proses Evakuasi Pakai Mobil Crane
Harga Sayuran Anjlok, Petani di Tulung, Klaten Mengeluh, Kubis Rp 1 Ribu per Kilogram
Polres Klaten Gelar Rakor Bersama Satgas Partai Jelang Kampanye Terbuka dan Debat Paslon Pilkada 2024
13 Remaja SMA di Klaten Konvoi Bawa Sajam Bikin Resah Masyarakat, Ini Sanksi yang Diberikan oleh Polres
Wanita Pemilik Gudang Miras di Jogonalan, Klaten Didenda Rp 10 Juta
Menhub Budi Karya Sumadi Tinjau Proyek Beautifikasi Stasiun Klaten, Bisa Jadi Daya Tarik Wisata
Anak Buaya Nongol saat Warga Sedang Nyetrum Ikan di Sungai Wilayah Juwiring, Klaten