Minggu, 19 Juli 2026

Dirut BRI Sunarso Ungkap Ketahanan Pangan jadi Kunci Agar Indonesia Keluar dari Middle Income Trap

Photo Author
Efrilia Aminati, Portaloka
- Sabtu, 12 Oktober 2024 | 14:18 WIB
Direktur Utama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Sunarso dalam acara Katadata Forum bertajuk Indonesia Future Policy Dialogue di Jakarta pada Rabu, 9 Oktober 2024. (Portaloka.id)
Direktur Utama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Sunarso dalam acara Katadata Forum bertajuk Indonesia Future Policy Dialogue di Jakarta pada Rabu, 9 Oktober 2024. (Portaloka.id)

PORTALOKA.ID - Terungkap cara Indonesia bisa keluar dari middle income trap (perangkap pendapatan menengah).

Hal ini dibeberkan oleh Direktur Utama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Sunarso dalam acara Katadata Forum bertajuk Indonesia Future Policy Dialogue di Jakarta pada Rabu, 9 Oktober 2024.

Sunarso mengungkapkan kunci agar Indonesia bisa keluar dari middle income trap (perangkap pendapatan menengah) adalah dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi minimal 6 persen terpenuhi.

“Berdasarkan kajian Bappenas, Indonesia diperkirakan akan keluar dari jebakan kelas pendapatan menengah pada tahun 2041 jika asumsi rata-rata pertumbuhan ekonomi minimal 6% terpenuhi,” kata Sunarso.

Baca Juga: Sempat Diduga ABG, Mayat Gantung Diri di Eks Pasar Hewan Gawok Kulon Progo Yogyakarta Ternyata Usia Paruh Baya, Motif Bunuh Diri Terungkap

Menurut Sunarso, untuk keluar dari jebakan pendapatan menengah, pendapatan per kapita Indonesia harus berada di atas US$ 4.465.

Terkait hal tersebut, Sunarso mengungkapkan dalam kajian BRI faktor yang paling menentukan pertumbuhan ekonomi 6 persen adalah investasi pada human capital atau nilai ekonomi dari pengalaman dan keterampilan pekerja.

Pembentukan human capital juga perlu didorong oleh tiga faktor.

Pertama, Indonesia harus fokus dalam memaksimalkan kebutuhan nutrisi dan pangan.

Baca Juga: 10 Larangan Peserta Ujian SKD CPNS 2024, Salah Satunya Berbicara dengan Sesama Peserta selama Seleksi Berlangsung

“Maka menjadi penting, kita fokus untuk memiliki strategi yang khusus, spesifik, dan visioner untuk masalah ketahanan pangan,” ujar Sunarso.

Kedua, negara punya tugas untuk menyejahterakan rakyat dan ini akan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Dia mengatakan, cara terbaik untuk menyejahterakan rakyat adalah dengan memberikan mereka pekerjaan.

“Jadi semua orang pada usia produktif memang harus bekerja. Kalau begitu, pemerataan kesempatan kerja itu menjadi penting,” kata Sunarso.

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X