Penemuan mayat korban S berawal dari kecurigaan warga adanya bau busuk yang menyengat selama 3 hari.
Awalnya warga mengira bau busuk tersebut adalah bangkai hewan.
Setelah dicari aroma tersebut ternyata berasal dari rumah S.
Kanit Reskrim Polsek Kota Klaten, IPDA Asep Rustanto mengatakan warga yang curiga kemudian melaporkan hal itu kepada Ketua RT setempat.
Warga dan Ketua RT bersama-sama mendatangi rumah korban.
"Awalnya warga curiga dikiranya itu bau bangkai hewan."
"Kemudian mereka lapor ke Pak RT lalu mendatangi rumah Korban."
"Saat ditemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa," ucapnya.
3. Kodisi Saat Ditemukan
IPDA Asep Rustanto menjelaskan warga insyatif untuk mendobrak pintu rumah S.
Lantaran, saat didatangi rumah S dalam kondisi tertutup dan terkunci.
Setelah masuk ke dalam rumah, warga menemukan korban S dalam kondisi terlentang tidak bernyawa di ruang tengah.
"Kondisi korban sudah membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap," ucapnya.
Baca Juga: Kronologi Penemuan Mayat Pria di Garasi Rumah di Desa Trunuh, Klaten, Begini Cerita Pak RT
Artikel Terkait
Mayat Pria Ditemukan di Garasi Rumah di Desa Trunuh, Klaten, Berawal dari Warga Curiga dengan Bau Busuk
Kronologi Penemuan Mayat Pria di Garasi Rumah di Desa Trunuh, Klaten, Begini Cerita Pak RT
5 Fakta Penemuan Mayat Pria di Desa Trunuh, Klaten, Ditemukan di Garasi Rumah hingga Dikira Bau Bangkai Tikus
Dikira Bau Bangkai, Mayat Pria Penjual Gas LPG Ditemukan Terlentang di Dalam Rumahnya di Desa Gumulan, Klaten
Kronologi Mayat Pria Penjual Gas LPG Ditemukan Terlentang di Dalam Rumahnya di Desa Gumulan, Klaten, Berawal dari Warga Curiga Bau Busuk