5. Korban Sudah Bersama Keluarga
Haryanto bilang, jasad YW sudah dibawa keluarga ke Temanggung pada Kamis, 26 September 2024 malam.
"Untuk jasadnya sudah dibawa pulang tadi malam," ujarnya.
Lebih lanjut katanya, kasus akan tetap diselidiki hingga tuntas meski pihak keluarga telah menerima.
"Kami masih lanjut penyelidikan sebab musababnya. Walaupun keluarga sudah menerimanya. Hingga saat ini sudah memeriksa sebanyak 10 saksi," tandasnya.
Itulah 5 fakta mayat pria yang ditemukan di Gembok Cinta Jering Godean, DIY.***
Artikel Terkait
Aksi Heroik Penjaga Palang Pintu Perlintasan Sebelum Kecelakaan Kereta Api Taksaka vs Truk Molen di Bantul Yogyakarta, Berikan Rambu Bahaya
Ayah Kandung Tega Rudapaksa Anak 10 Tahun di Sleman Yogyakarta, Sudah Dilakukan Berkali-kali, Dilaporkan Tetangga
PT KAI Rugi Rp1,9 Miliar Akibat Kecelakaan Kereta Api Taksaka vs Truk Molen di Bantul Yogyakarta, Ini Sumber Kerusakan
5 Fakta Ayah Kandung Rudapaksa Anak 10 Tahun di Sleman Yogyakarta, Lakukan Kekerasan Fisik dan Ibu Korban Tak Berani Lapor
Lokomotif Kereta Api Taksaka Rusak Berat, Inilah Kondisi Masinis dan Asistennya Pasca Tertemper Truk Molen di Bantul Yogyakarta
Daihatsu Rombongan Emak-emak Pengajian Terguling di Sleman Yogyakarta, Mobil Bagian Atas Ringsek dan Kaca Pecah
4 Fakta Mobil Pembawa Emak-emak Pengajian Terguling di Sleman Yogyakarta, 2 Korban Jalani Observasi di Rumah Sakit
Terungkap! Identitas Mayat Pria Tergantung di Gembok Cinta Jering Godean Yogyakarta, Ternyata Asal Temanggung
PT KAI Belum Laporkan Sopir Truk Molen yang Menemper Kereta Api Taksaka di Bantul Yogyakarta, Ini Alasannya