PORTALOKA.ID - Pemerintah bergerak cepat dalam membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebanyak 50.000 paket sembako untuk warga korban gempa NTT telah diberangkatkan pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan paket sembako tersebut berasal dari Bantuan Presiden (Banpres) untuk masyarakat terdampak gempa NTT.
“Telah diberangkatkan ke Maumere berupa 50.000 paket sembako dari Banpres untuk masyarakat terdampak,” kata Seskab Teddy dalam keterangannya.
Baca Juga: Segera Serbu! Ini Deretan Promo Spesial BRI di Momen HUT ke-81 RI, Dari Kuliner hingga Tiket Liburan
Bersamaan dengan itu, Presiden Prabowo juga menugaskan beberapa pejabat pusat untuk langsung ke Labuan Bajo dan Maumere.
Mereka yang ditugaskan yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Kepala Basarnas.
Selanjutnya, Wakil Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Sosial, serta tim dari PLN, Pertamina, Telkom, dan Bulog.
“Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” ucap Teddy.
Baca Juga: Update Gempa NTT: 38 Orang Meninggal Dunia, 13 Orang Luka-luka dan Ribuan Jiwa Mengungsi
Dalam konferensi pers di Jakarta yang digelar hari ini, Kepala BNPB Suharyanto pun menyatakan Banpres yang dikirim Prabowo segera didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.
“Ini segera kami akan kirimkan untuk membantu kebutuhan logistik awal di daerah bencana,” kata dia.
Selain sembako, pemerintah bakal memastikan pemenuhan berbagai kebutuhan dasar warga terdampak gempa. Bantuan yang disiapkan meliputi makanan, minuman, air bersih, tenda atau tempat berlindung, genset, serta kebutuhan darurat lainnya.
Pemerintah juga terus mengoptimalkan persediaan logistik yang tersedia di wilayah sekitar lokasi bencana.
Artikel Terkait
504 Dapur MBG Ditutup Permanen, 3 Ribu Dapur Lain Dalam Proses Pemeriksaan, BGN Beberkan Alasannya
Pemerintah Targetkan Bangun 1.386 Kampung Nelayan dan 30.000 KDKMP hingga Akhir 2026
Dapur MBG di Mojokerto Meledak Lalu Terbakar, Bangunan Ambruk Timpa Mobil
Segera Serbu! Ini Deretan Promo Spesial BRI di Momen HUT ke-81 RI, Dari Kuliner hingga Tiket Liburan
Jejak Kontroversi Biduan Koplo Clareesya yang Dikecam usai Beredar Foto 'Gaya Takbir' Pakai Rok Mini
Kepala BKN Ungkap Fakta soal 2 Ribuan Pegawai Mundur dari ASN pada 2026
Maba UNNES Alami Kecelakaan Usai Ikut Ospek Kampus, Begini Kronologinya
Curhatan Peternak Ayam Petelur, Ungkap Ada Dapur MBG yang Ingin Beli Telur Hampir Expired Demi Harga Murah