Kamis, 9 Juli 2026

Rekam Jejak Jampidsus Febrie Adriansyah yang Rumahnya Dijaga TNI: Pernah Tangani Kasus Korupsi Jiwasraya hingga Asabri

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Kamis, 9 Juli 2026 | 12:17 WIB
Menyoroti aksi penjagaan ketat TNI di kediaman Jampidsus, Febrie Adriansyah di Jakarta Selatan hingga terkait penggeledahan kasus korupsi. (Instagram.com/@kementerian_kurangajar)
Menyoroti aksi penjagaan ketat TNI di kediaman Jampidsus, Febrie Adriansyah di Jakarta Selatan hingga terkait penggeledahan kasus korupsi. (Instagram.com/@kementerian_kurangajar)

"Hal tersebut merupakan proses yang berbeda dan menjadi kewenangan Polri," tambah Nas.

Terkait penjagaan ini, sedikitnya ada 20 anggota TNI berada di depan pagar tinggi rumah dinas milik Jampidsus Febrie.

Baca Juga: Update Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta: Satpam dan Petugas Kebersihan jadi Tersangka, Polisi Ungkap Alasannya

Pada video yang beredar, juga tampak sejumlah aparat duduk dan berjaga di area taman yang berada di depan rumah.

Hingga kini, belum ada klarifikasi dari Febrie ihwal penjagaan ketat rumahnya di kawasan Jakarta Selatan.

Di samping itu, rekam jejak sang Jampidsus Kejagung tersebut kini mendadak jadi perbincangan hangat sebagian kalangan atas beredarnya isu korupsi yang berkembang.

Pernah Disorot di Kasus Penguntitan Polri

Menilik ke belakang, sebelumnya, Febrie juga pernah menjadi perhatian publik pada Mei 2024 lalu.

Baca Juga: Klaten Makin Bersinar! Pony Park Resmi Dibuka, Mini Zoo Baru yang Suguhkan Pengalaman Interaksi dengan Satwa, Segini Harga Tiketnya

Saat itu, muncul peristiwa penguntitan terhadap dirinya oleh anggota Densus 88 Antiteror Polri.

Peristiwa tersebut terjadi saat Febrie berada di sebuah restoran kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Dalam kasus ini, Febrie membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyebut persoalan itu telah menjadi urusan kelembagaan antara Kejagung dan Polri.

Pernah Tangani Perkara Korupsi Jiwasraya hingga Asabri

Berdasarkan penelusuran, Febrie Adriansyah pertama kali bertugas di Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Kerinci, Jambi, pada tahun 1996 silam.

Baca Juga: Apa Isi Surat Dinas Menteri PU ke New York? Diduga Berkedok Ikut Forum PBB, Sekalian Nonton Final Piala Dunia 2026

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X