Selama mengikuti program, mereka akan menerima pendapatan sesuai Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di daerah penempatan, dengan kisaran Rp3,5 juta hingga Rp6 juta per bulan.
Selain menerima penghasilan, lanjut Teddy, peserta juga akan mendapatkan pendampingan dari mentor di perusahaan agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Menurutnya, keberhasilan program mulai terlihat dari capaian angkatan pertama. Dari lebih dari 102 ribu peserta magang, sekitar 30 persen direkrut menjadi karyawan tetap oleh perusahaan tempat mereka menjalani magang.
"Sesuai data Kementerian Ketenagakerjaan, 30 persen sudah pasti langsung bekerja. Sisanya, dalam waktu dua sampai tiga bulan, akan direkrut oleh perusahaan-perusahaan lainnya," katanya.
Melihat hasil tersebut, Teddy mengatakan pemerintah telah meningkatkan target peserta pada tahun ini menjadi 150 ribu orang.
Baca Juga: MI Bojongsari Sabet Gelar Juara Umum LKBB Tingkat Kabupaten Ciamis 2026, Pertahankan Tradisi Juara!
Program ini juga didukung semakin banyak perusahaan mitra. Pada angkatan pertama, sekitar 8.800 perusahaan dari kalangan BUMN maupun swasta terlibat dalam pelaksanaan program.
"Insya Allah, kita harapkan pada tahun ini angkatan kedua akan lebih banyak. Tentunya semakin banyak, semakin baik," pungkas Teddy.***
Artikel Terkait
Mengisi Libur Sekolah, Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis Baznas Klaten
Kronologi Peserta Latsarmil Kopdes-KNMP Asal Sumut Novia Rahmadhani Meninggal Dunia
Berbagi Kebahagiaan di Bulan Muharam, Kemenag Ciamis Gelar Lebaran Yatim dan Disabilitas, Ajak Anak Yatim Bangkit dan Percaya Diri
Kontroversi di Balik Wafatnya 3 Calon Manajer Kopdes-KNMP: Pulang dalam Peti, Berujung Tindak 'Evaluasi'
SPBU Genteng Wetan Milik Siapa? Terungkap Mitra Pertamina yang Sempat Dropping Solar dari Truk Tangki PT Puspita Cipta
Ayah Taufik Hidayat Mengaku Pernah Dipukul Pakai Kayu, Ungkap Anaknya Sempat Kabur dari Rumah
Dedi Mulyadi Ungkap Nasib Uang Sayembara Rp250 Juta usai Taufik Hidayat Ditangkap
Bulog Optimalkan Penyerapan Gabah, Stok Beras di Klaten Melimpah dan Dipastikan Aman hingga 2027
Debat Pabas Wakil Rektor UNY dengan Mahasiswa, Sebut Spanduk Aksi sebagai Sampah
Update Kondisi YTR Korban Penyekapan Taufik Hidayat di Bandung: Masih Fokus Pulihkan Kondisi Umum dan Psikis