Selasa, 30 Juni 2026

Skandal Wafatnya dr. Icha Jadi Sorotan, Polisi Dalami Dugaan Intimidasi terhadap Dokter

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Selasa, 30 Juni 2026 | 07:11 WIB
Kemenkes dan polisi dalami kasus kematian dr. Icha (Dok. Kemenkes)
Kemenkes dan polisi dalami kasus kematian dr. Icha (Dok. Kemenkes)

Kronologi Kasus dr. Icha hingga Dugaan Intimidasi

Bagi yang belum tahu, kasus dr. Icha bermula saat dokter lulusan Program Profesi Dokter Universitas Nusa Cendana itu menangani pasien anak korban gigitan ular hijau di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona Kefamenanu.

Baca Juga: Apa Sebenarnya Tujuan Latsarmil? Latihan Dasar Militer yang Dinilai Wajib Diikuti Calon Manajer Kopdes Merah Putih dan KNMP

Menurut keterangan keluarga, penanganan medis telah dilakukan sesuai prosedur, namun almarhumah diduga mendapat tekanan terkait keputusan medis tersebut hingga mengalami trauma dan depresi berat sebelum meninggal dunia.

Peristiwa bermula pada Sabtu, 13 Juni 2026, ketika seorang pasien anak korban gigitan ular dirujuk ke IGD RS Leona Kefamenanu. Saat itu, dr. Icha bertugas sebagai dokter jaga.

Menurut keterangan keluarga, almarhumah telah menangani pasien sesuai standar operasional prosedur (SOP) rumah sakit serta berkonsultasi dengan dokter spesialis anak.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, pasien disebut belum direkomendasikan menerima vaksin tertentu.

Keluarga menyebut situasi berubah tegang ketika keluarga pasien tidak menerima penjelasan medis tersebut.

Baca Juga: MI Bojongsari Sabet Gelar Juara Umum LKBB Tingkat Kabupaten Ciamis 2026, Pertahankan Tradisi Juara!

Dalam kasus ini, diketahui salah seorang anggota keluarga pasien sempat berbicara dengan nada tinggi dan mengaku sebagai anggota DPRD TTU.

Seorang pria lain yang disebut mengaku sebagai anggota DPRD Komisi III TTU, Norbertus Tubani, juga diduga ikut masuk ke ruang IGD dan menyampaikan protes dengan nada keras.

Menurut keluarga, insiden tersebut membuat dr. Icha menangis dan merasa tertekan.

Keesokan harinya, pada Minggu, 14 Juni 2026, keluarga menyebut dr. Icha sempat kembali ke rumah sakit untuk bertugas.

Namun setelah melihat dua orang yang sebelumnya terlibat dalam insiden di IGD berada di lingkungan rumah sakit, ia disebut memilih pulang karena masih merasa takut.

Baca Juga: Latsar Calon Manajer Kopdes Jadi Sorotan, Kemhan Pastikan Pelatihan SPPI Berbeda dengan Pendidikan Militer untuk Prajurit

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X