“Kami lihat ada yang mengalami trauma dan ini perlu pendampingan lebih khusus,” lanjutnya.
Baca Juga: Dilantik Jadi Menteri LH, Jumhur Targetkan Pengelolaan Sampah RI Sesuai Standar Global
Upayakan Keringanan dari Perusahaan Tempat Kerja para Korban
Mengenai korban yang merupakan pekerja, Arifah juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan berupaya agar perusahaan tempat korban bekerja bisa memberi keringanan hingga pulih.
“Ini kita upayakan bersama dan mudah-mudahan bisa dilakukan oleh beberapa perusahaan. Tadi ada salah satu perusahaan yang sudah hadir dan bertemu langsung,” ungkap Arifah.
“Tadi kita menyampaikan tolong agar korban sampai benar-benar pulih dan hak-hak sebagai pekerjanya dipenuhi dan begitu sehat bisa kembali kerja seperti semula,” jelasnya.
Sementara itu, update terbaru dalam insiden kecelakaan tersebut adalah sebanyak 15 orang meninggal dunia dengan 10 dari 15 jenazah masih dalam proses identifikasi di RS Polri kramat Jati.
Korban luka-luka yang dirawat di sejumlah rumah sakit terdekat berjumlah 84 orang dan sebagian sudah diizinkan pulang.***
Artikel Terkait
BGN Buka Suara Soal Kematian Balita di Cianjur yang Diduga Keracunan MBG
Deretan Hari Libur Bulan Mei 2026 Lengkap dengan Hari Besar Nasional dan Internasional, Ada Long Weekend Lho!
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Petinggi Golkar Nilai Menteri-menteri yang Tak Produktif Wajib Diganti
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kulon Progo Terus Dikebut, 1.000 Pekerja Dilibatkan
MI Bojongsari Ciamis Sukses Pertahankan Tradisi Juara LKBB
Reshuffle Kabinet Jilid 5 Resmi Diteken Prabowo, Ini Daftar Nama Pejabat yang Baru Dilantik
Rocky Gerung dan Syahganda Nainggolan, 2 Tokoh Kritis era Jokowi Itu Hadiri Agenda Reshuffle Kabinet Prabowo