Kondisi ini menjadi indikator bahwa pertumbuhan ekonomi mulai memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
Selain fokus pada pertumbuhan ekonomi, Romi menyatakan, Pemkab Kayong Utara juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, reformasi birokrasi, serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kayong Utara masih berada di bawah rata-rata provinsi, namun meningkat dari 62,66 poin pada 2019 menjadi 67,60 poin pada 2025.
Baca Juga: 5.997 Calon Haji Tiba di Madinah, Jarak Penginapan ke Masjid Nabawi Hanya 50 Meter
Di sisi lain, tantangan fiskal masih menjadi perhatian mengingat struktur pendapatan daerah yang masih didominasi oleh transfer dari pemerintah pusat dan provinsi hingga mencapai 95 persen. Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru berkontribusi sekitar 5 persen, sehingga diperlukan terobosan untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah.
Menutup sambutannya, Bupati Romi mengajak seluruh pemangku kepentingan lebih cermat merancang program pembangunan agar tepat sasaran dan memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.
“Target-target pembangunan dapat dicapai bila kita saling bergandeng tangan dalam merumuskan, merancang dan mengimplementasikan program dan kegiatan yang optimal,” tegasnya.***
Artikel Terkait
Pemerintah Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil
Wapres Gibran Datang Berkunjung, Siswa SMA di Nabire Ini Sebut Menu MBG Mendadak Berubah jadi Mewah
OJK Gelar Sosialisasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan dan Edukasi Keuangan Berkelanjutan Bagi ASN Kota Tegal
Viral Momen Siswa SMP di Sumedang Pamitan ke Teman-temannya, Diduga Berhenti Sekolah demi Bantu Ortu Jualan
Mengejutkan! Bukan Pangandaran, Daerah di Jawa Barat Ini Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan pada 2025
Uya Kuya Bikin Sayembara, Cari Pemilik Akun yang Sebar Isu '750 Dapur MBG', Janjikan Hadiah Segini Jika Berhasil
Edukasi Konsumen: Asuransi Bukan Investasi, Ini yang Perlu Dipahami Sebelum Membeli Polis
Viral Suami Pergoki Istrinya Pakai ‘Baju Dinas’ Bareng Selingkuhan di Rembang Jateng, Diduga Sudah Melarikan Diri Selama 2 Bulan
Siswa SD di Sampang Madura Diduga Alergi Usai Santap MBG, Begini Kronologinya
1.780 SPPG Pelaksana MBG Disetop Sementara, Kepala BGN Ungkap Alasannya