“Calon MPR RI ini udah sok Inggris sekarang, selamat ya udah jadi bahan ketawanya. Admin punya hiburan jadinya, oiya satu lagi, BKKBN juga pada ketawa bacanya,” tulisnya.
Menyayangkan Respons Pihak SPPG Tambahrejo
Menanggapi balasan dari admin, orang tua penerima manfaat tersebut mempertanyakan kenapa komplainnya menjadi bahan tertawaan.
Baca Juga: Gaji Guru dan Tendik PPPK Paruh Waktu Bisa Digaji Pakai BOSP, Tapi Hanya Tahun Ini
“Bukannya minta maaf ayam masih berbulu, malah ngetawain orang sok Inggris. Emang kenapa kalau sok Inggris? Kenapa harus jadi bahan ketawaan?” ujarnya.
Ia juga memberikan saran agar beberapa hal dievaluasi agar pengelolaannya lebih bagus.
“Berbenah masakannya, sanitasinya lebih teliti, ini program bagus, internalnya kayak gitu? Ngetawain orang ngasih kritik malah jadi bahan ketawaan, maunya dikasih pujian, dikasih kritik dibikin bahan ketawa?” terangnya.
Sebut Sudah Ada Pertemuan hingga Permintaan Maaf
Unggahan yang telah diputar lebih dari 300 ribu kali penayangan itu salah satunya terdapat komentar dari orang tua penerima manfaat yang mengirim pesan kepada SPPG Tambahrejo.
Lebih lanjut, akun Instagram @kusmanindia97 itu membeberkan bahwa sudah ada pertemuan di antara kedua belah pihak dan permintaan maaf yang disampaikan.
“Hari Kamis ini, kami udah maaf-maafan ya, pokoknya udah maafan. Jujur sih waktu itu kesel banget, sebagai ibu anaknya nggak jadi makan ayam MBG, tapi tadi udah saling uneg-uneg,” ungkapnya.
“Admin masih muda, aku juga belum tua, pihak SPPG dan Tim Distribusi MBG dateng, menyampaikan permohonan maaf atas menu ayam yang failed itu di luar kontrol juga, di manapun bisa terjadi eror di masakan,” imbuhnya.
Adapun mengenai tanggapan saat menerima kritik, diharapkan juga ada evaluasi dan perbaikan.
“Mereka terus berusaha lebih baik dan evaluasi kritik dari DM, harapannya supaya aku lebih bijak lagi menyampaikan kritik, admin juga lebih bijak menanggapi kritik MBG,” sambungnya.
Artikel Terkait
2,1 Juta Peserta BPJS PBI Reaktivasi: 1,4 Juta Alih Segmen, 388 Ribu Jadi Mandiri
Lewat Kampanye #ZatBesiPasBekerjaCerdas, Combiphar melalui Brand Maltofer Hadirkan Solusi Kesehatan bagi Masyarakat
Kuota BPJS PBI Capai 96,8 Juta Orang, Rp4,06 Triliun Tiap Bulan Disiapkan
1.784 Tabung Gas 'Whip Pink' dari Pabrik Pulogadung-Pademangan Disita Polisi, Omzet Penjualan Diduga sampai Miliaran
Rekrutmen Pegawai Koperasi Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih Resmi Dibuka, Tersedia 35.476 Lowongan, Simak Syaratnya
Diduga Bela Diri dari Pembuli, Siswa SMAN 2 Bekasi Justru Dilaporkan ke Polisi hingga Diminta Ganti Rugi Rp200 Ribu
Ratusan Siswa di Anambas Kepri Diduga Keracunan MBG, Orang Tua yang Cicipi Turut jadi Korban
Tak Perlu Lagi Naik Bukit, Siswa-siswi SMPN 03 di Bima Kini Bisa Internetan di Sekolah
Gaji Guru dan Tendik PPPK Paruh Waktu Bisa Digaji Pakai BOSP, Tapi Hanya Tahun Ini
Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Li Claudia Sabet KWP Awards 2026