Saat Ramadan, menu MBG dibagikan dengan penyesuaian berupa menu kering yang bisa dikonsumsi hingga waktu berbuka.
Setiap pembagian menu MBG Ramadan turut dilaporkan kandunga nilai gizi dan harga dari setiap makanan.
Baca Juga: Tak Berhenti di Meja Administrasi, Kemnaker Tegaskan Bakal Tindaklanjuti Aduan THR Keagamaan
Hal tersebut mulai diterapkan usai banyaknya gelombang protes di media sosial karena menganggap porsi yang diterima dengan jatah anggaran yakni Rp8.000 dan Rp10.000 tidak sesuai.
“Untuk kesesuaian harga pangan dan kandungan gizinya, gue yakin orang-orang bisa menilai. Semoga dijadikan pembelajaran untuk SPPG lainnya dalam membuat tabel informasi gizi,” tuturnya.
Sementara itu, jumlah protein harian yang diperlukan oleh anak-anak di rentang usia 4 hingga 6 tahun sekitar 25 gram dan rentang usia 7 hingga 9 tahun adalah 40 gram.
Program MBG sendiri akan dilanjutkan lagi pada 31 Maret 2026 untuk penerima manfaat anak-anak sekolah usai berakhirnya periode libur Lebaran.***
Artikel Terkait
SPPG Milik Hendrik Irawan yang Viral Gegara Pamer 'Rp6 Juta per Hari' Dibekukan BGN
Benarkah PPPK Paruh Waktu akan Dihapus? Begini Jawaban Tegas Menpan RB Rini Widyantini
Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Pemerintah Minta Masyrakat Optimalkan WFA
Kepala BGN Tantang SPPG Sajikan Menu MBG dengan Kualitas Bintang 5, tapi Bahan Bakunya Masih di Angka Rp10 Ribu, Mungkinkah?
Prabowo Telepon Anwar Ibrahim hingga Raja Abdullah II, Silaturahmi Lebaran serta Bahas Konflik Iran-Israel
Kepala BAIS TNI Mundur Butut Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS
THR Sudah Berlalu, Gaji ke-13 PNS, PPPK dan Pensiunan Kapan Cair? Ini Jadwal Pencairannya
101 Sekolah Rakyat Permanen Rampung Juni, Anak Miskin Ekstrem bisa Sekolah Asrama Gratis, Ini Daftar Lokasinya
Tak Berhenti di Meja Administrasi, Kemnaker Tegaskan Bakal Tindaklanjuti Aduan THR Keagamaan
Daftar Lengkap Madrasah Aliyah di Kota Solo, Referensi untuk SPMB 2026