“Ini lelenya masih mentah ya, sangat disesalkan oleh sekolah karena terus terang bisa menjadi sampah di sekolah karena akan dibuang oleh anak-anak nanti,” ucapnya.
Tak hanya itu, sekolah, kata Arifin juga berpotensi untuk memutus kerja sama dengan dapur karena pelayanan yang masih belum baik.
“Penerima layanan di sini, mewakili sekolah untuk disampaikan ke pihak dapur, mungkin tertulis akan disusulkan. Ada kecenderungan sekolah akan memutus MoU untuk pindah dapur,” terangnya.
“Mohon untuk bapak ibu guru kesabarannya. Ini proses pengembalian pertama dengan sangat terpaksa. Beberapa kali diingatkan belum ada tindakan perbaikan kualitas,” tuturnya.
SPPG As-Salman Minta Maaf
Ahli Gizi SPPG As-Salman, Fikri Mutawakkil, mengatakan bahwa lele yang dibagikan adalah lele marinasi.
Baca Juga: BOS Madrasah dan BOP RA Cair, Kemenag: Bisa untuk Bayar Honor Guru Non ASN
“Kenapa kami menggunakan lele marinasi? Karena memperhatikan gizi di lelenya, yang kedua untuk menambah protein di hari itu, dan yang ketiga adalah penyimpanan lele marinasi itu bisa sampai satu hari,” kata Fikri dalam keterangannya.
Pihak SPPG juga menegaskan akan melakukan evaluasi untuk perbaikan ke depannya.
“Selanjutnya, kami memohon maaf apabila ada kata-kata dan tindakan yang salah, kami akan memperbaiki ke depannya dan ini menjadi evaluasi kami,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Investor Taiwan Laporkan Dugaan Penipuan Aset Pabrik Keramik ke Bareskrim
Berkat Program Revitalisasi, SMA 5 Yogyakarta Kini Punya Atap Kelas hingga UKS Baru
MTs-MA Al Barkah Ciamis Gelar Semarak Ramadhan 1447 H: Ada Perlombaan hingga Santunan
Siap-Siap War Tiket Kereta Murah Mudik Lebaran 2026, Mulai 16.30 WIB Sore Ini
Viral Brownies Panggang MBG di Jogja Diduga Kedaluwarsa, Stiker 'Exp’ Diganti Tanggal Baru
Adaro dan Alamtri Berbagi Kebahagiaan Bersama 1.000 Anak Yatim di Bulan Ramadan 2026, Boy Thohir: Menjemput Keberkahan
Mobil MBG Ditolak Masuk ke SMPN 2 Sokaraja Banyumas Diduga Gegara Telat Distribusi Paket Makan Gratis
Penerintah Pastikan Pangan Indonesia Aman Meski Dunia Hadapi Krisis