PORTALOKA.ID - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menggelar rapat bersama Dewan Energi Nasional (DEN) di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu, 3 Maret 2026.
Rapat tersebut membahas dampak penutupan Selat Hormuz akibat konflik Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran.
Selat Hormuz merupakan jalur lalu lintas perdagangan minyak dunia. Sekitar 20 juta barel minyak bumi dari kawasan Timur Tengah melalui selat ini setiap hari.
Bahlil mengungkapkan, Indonesia mengimpor sekitar 20 sampai 25 persen kebutuhan minyak mentah dari Timur Tengah.
Baca Juga: Cak Nun Pernah Prediksi Perang Iran vs Israel, Isi Ceramah Tahun 2012 Kembali Viral
Selain itu, Indonesia juga melakukan impor minyak dari berbagai kawasan lain seperti Afrika dan Amerika Selatan.
Untuk mengantisipasi penutupan Selat Hormuz, Indonesia akan menambah impor dari kawasan lain. Dengan begitu, pasokan untuk kebutuhan dalam negeri dapat terjaga.
"Skenarionya adalah sekarang ini untuk crude (minyak mentah) yang kita ambil dari Timur Tengah, sebagian kita alihkan untuk ambil dari Amerika. Ini supaya ada kepastian ketersediaan crude kita," kata Bahlil dalam konferensi pers di Kementerian ESDM.
Ia menambahkan, Indonesia hanya mengimpor minyak mentah dari Timur Tengah. Sedangkan untuk Bahan Bakar Minyak (BBM), tidak ada impor dari kawasan itu.
Baca Juga: HORE! Pemerintah Akhirnya Umumkan THR ASN 2026, Anggaran Naik 10 Persen dari Tahun Lalu
Bahkan Indonesia saat ini sudah tidak mengimpor Solar. Sekarang yang masih diimpor adalah bensin RON 90, RON 93, RON 95, dan RON 98. Sebagian besar dipasok dari kawasan Asia Tenggara.
"Alhamdulillah secara kebetulan untuk impor jenis BBM seperti ini tidak kita lakukan dari Timur Tengah, tapi kita lakukan dari negara-negara di luar Timur Tengah termasuk dalamnya adalah Asia Tenggara. Jadi ini relatif tidak ada masalah," ujarnya.
Sementara untuk impor LPG, Bahlil mengatakan bahwa pasokan akan ditambah dari AS.
"LPG kita impor 7,3 juta ton per tahun dan tahun ini naik menjadi 7,8 juta ton. Sekitar 70 persennya sekarang kita ambil dari Amerika," ucapnya.
Artikel Terkait
Buntut Perang Israel vs Iran, Bandara Internasional Dubai Tunda Seluruh Jadwal Penerbangan Termasuk ke Indonesia
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 H, Catat Waktunya
Sebut Zakat Tidak Populer, Menteri Agama Minta Maaf: Zakat Adalah Fardhu 'Ain
Kedubes Iran Apresiasi Niat Baik Prabowo untuk Fasilitasi Mediasi dengan AS
Terjebak di Dubai, Selebgram Tresnany Moonlight Sebut 137 Roket dari Iran Terdeteksi pada Langit UEA
Soal Kabar PPPK BGN Tahap 3 Sudah Dibuka, Begini Penjelasan Badan Gizi Nasional
Kronologi Insiden Kecelakaan Moge vs Jupiter MX di Kulon Progo: Bos Rokok HS Kritis, Istrinya Meninggal Dunia
Pemerintah Naikkan Insentif Guru Honorer dan Tunjangan Guru non-ASN, Seskab Teddy: Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Guru
Wakil Presiden ke-6 Indonesia Try Sutrisno Meninggal Dunia, Simak Kilas Balik Perjalanan Kariernya
TV Iran Diretas, Muncul Video Propaganda Pidato Trump dan Netanyahu