Hendro menuturkan, pencarian membuahkan hasil meski dilakukan secara mandiri oleh relawan gabungan.
Sebab, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) sempat dihentikan pada Sabtu, 31 Januari 2026 lalu.
Baca Juga: Jalan ke Sekolah Tergenang Banjir hingga Jembatan Gantung Lapuk, Pelajar Ini Ngadu ke Presiden
Tepatnya, hal itu setelah proses pencarian berlangsung selama 13 hari tanpa hasil.
"(Penemuan) itu dari relawan gabungan," terang Hendro.
"Teman-teman relawan masih melakukan pencarian secara mandiri dan pemantauan di lapangan," sambungnya.
Setelah jasad korban ditemukan, BPBD Karanganyar melakukan koordinasi dengan pihak keluarga untuk proses evakuasi.
Baca Juga: PGMM Usulkan Skema untuk Pengangkatan PPPK Guru Madrasah Swasta, 2 Kategori Ini Harus jadi Prioritas
Hendro mengatakan, jenazah korban akan dibawa ke RSUD Karanganyar menggunakan ambulans.
"Kami koordinasi dengan keluarga. Setelah proses evakuasi, rencananya korban dibawa ke RSUD Karanganyar menggunakan ambulans," tandasnya.***
Artikel Terkait
EXPO MAN 2 Ciamis 2026: Lima Hari Merayakan Bakat, Solidaritas, dan Mimpi Pelajar Priangan Timur
Berhasil Lolos ke Liga 2, Laskar Singacala PSGC Ciamis Disambut Meriah Ribuan Masyarakat
Hadiri Panen Raya, Bupati Herdiat Canangkan Ciamis sebagai Kabupaten Organik pada 2026
Hadiri Seminar di Jatim, Sekjen Kemenag Kembali Tegaskan Pentingnya Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru Madrasah
Serial Kanjeng Sunan - Bagian 10: Api di Cimaung, Ketika Doa Dibakar Amarah
Inilah Perbandingan Gaji Guru di ASEAN, Indonesia jadi yang Terendah
PGMM Usulkan Skema untuk Pengangkatan PPPK Guru Madrasah Swasta, 2 Kategori Ini Harus jadi Prioritas
Gerindra Ciamis Mulai Bangun Kantor Permanen, Momentum HUT ke-18 Jadi Penanda Konsolidasi