Minggu, 19 Juli 2026

Usai Bertemu Prabowo, PBNU Tegas Dukung Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Rabu, 4 Februari 2026 | 20:45 WIB
PBNU mendukung Indonesia bergabung dengan Board of Peace (Ist)
PBNU mendukung Indonesia bergabung dengan Board of Peace (Ist)

PORTALOKA.ID - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto untuk membawa Indonesia bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP), sebuah inisiatif internasional yang bertujuan mendorong penyelesaian konflik global, termasuk konflik Palestina–Israel.

Hal tersebut disampaikan langsung Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf usai pertemuan tokoh agama bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.

Gus Yahya menegaskan, dukungan PBNU didasarkan pada nilai dan prinsip yang selama ini dipegang Nahdlatul Ulama, khususnya dalam upaya memperjuangkan kemanusiaan dan keadilan bagi rakyat Palestina.

“Terkait dengan keadaan yang sekarang berlangsung dan peluang-peluang yang tersedia agar Indonesia bisa secara lebih konkret, lebih progresif, dan mengejar hasil yang lebih nyata untuk menolong Palestina, termasuk dengan mengikuti atau berpartisipasi di dalam inisiatif yang dibuat oleh Amerika, yaitu Board of Peace ini,” ujar Gus Yahya.

Baca Juga: Gaji Guru Honorer Rp300 Ribu per Bulan, DPR Usul Penggajian Diambil Alih Pemerintah Pusat pakai APBN

Ia menilai, kebijakan yang diambil Presiden Prabowo merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat peran Indonesia dalam membela Palestina melalui jalur diplomasi internasional yang strategis.

Lebih lanjut, Gus Yahya menjelaskan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam BoP nantinya akan diiringi dengan konsolidasi bersama negara-negara Islam dan negara-negara Timur Tengah yang juga terlibat dalam dewan tersebut.

“Sehingga langkah-langkah yang dilakukan di dalam Dewan itu akan menjadi upaya yang terkonsolidasi di antara negara-negara yang memang memiliki motivasi yang sama, yakni membela dan membantu Palestina,” lanjutnya.

Meski demikian, Gus Yahya menekankan pentingnya kewaspadaan pemerintah dalam menyikapi setiap inisiatif internasional yang berkaitan dengan konflik Palestina dan Israel.

Baca Juga: Perbandingan Jumlah Guru Honorer dengan Pegawai SPPG MBG Berstatus PPPK Lengkap dengan Gajinya

Ia mengingatkan agar Indonesia tidak terjebak dalam skema yang justru berpotensi merugikan perjuangan rakyat Palestina.

“Kami memahami langkah-langkah yang ditempuh Pak Presiden, dengan pesan agar tidak mudah terbawa arus yang nantinya justru bisa merugikan Palestina,” ucapnya.

Menurut Gus Yahya, Presiden Prabowo juga telah menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang diambil akan dijalankan dengan prinsip yang tidak bisa ditawar, yakni membela dan membantu rakyat Palestina, khususnya di Gaza.

“Presiden mengatakan bahwa semua akan dilakukan dengan kewaspadaan, dengan prinsip yang sama sekali tidak bisa ditawar untuk menjaga, membela, dan membantu rakyat Palestina,” tambahnya.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X