PORTALOKA.ID - Pemerintah terus mengintensifkan layanan kesehatan gratis sebagai bagian dari percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, khususnya di Kabupaten Gayo Lues.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga di tengah keterbatasan fasilitas pascabencana.
Melalui sinergi lintas sektor, pelayanan kesehatan mobile digelar langsung menyasar desa-desa terpencil dan wilayah yang sulit dijangkau.
Dari laporan di lapangan per Rab, 28 Januari 2026, di Desa Tetingi, Kecamatan Teripe Jaya, suasana tenda darurat tampak hidup sejak pagi hari.
Sejumlah personel TNI dengan sigap melayani warga yang datang untuk memeriksakan kesehatan.
Pemeriksaan tekanan darah atau tensi menjadi layanan yang paling banyak dimanfaatkan, terutama oleh warga lanjut usia yang terdampak secara fisik dan psikis akibat bencana.
Kehadiran layanan ini memberi rasa aman sekaligus harapan bagi masyarakat setempat.
Pelayanan serupa juga berlangsung di Desa Gampung Lempuh, Kecamatan Putri Betung.
Baca Juga: Presiden Prabowo Ingatkan Petinggi BUMN: Kalau Tak Sanggup Mengabdi, Berhenti Saja
Tidak hanya berpusat di tenda atau rumah warga, layanan kesehatan bahkan dibuka di ruang terbuka, beratapkan langit dengan alas batu dan tanah.
Meski sederhana, antusiasme warga terlihat jelas.
Artikel Terkait
Menkes Keluhkan Mahalnya Harga Pesawat ke Aceh: Murah Kirim Tim Medis Lewat Malaysia
Turut Didukung BRI, Danantara Serahterimakan Huntara bagi Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang
Mendiktisaintek Sebut Ada 82 Perguruan Tinggi Turun Tangan Pulihkan Aceh, Sumut, dan Sumbar
Bukan Pedagang Kecil, Satpol PP di Aceh Justru Targetkan ASN yang Pergi Nongkrong ke Warkop saat Jam Kerja Berlangsung
4.816 PPPK Paruh Waktu Aceh Timur Resmi Dilantik, Simak Kisaran Gajinya
Dukung Pemulihan Pascabencana, Relawan BRI Peduli Terjun Langsung 'Bersih-bersih Sekolah' di Aceh Tamiang