Kamis, 4 Juni 2026

Jembatan Gantung Cisurupan Garut Hadir, Pelajar Tak Lagi Bolos Sekolah karena Terhadang Banjir

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Minggu, 25 Januari 2026 | 22:00 WIB
Jembatan Gantung di Desa Sirnajaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, membawa perubahan nyata bagi kehidupan warga, khususnya anak-anak sekolah dan para guru. (IST)
Jembatan Gantung di Desa Sirnajaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, membawa perubahan nyata bagi kehidupan warga, khususnya anak-anak sekolah dan para guru. (IST)

Baca Juga: IKA Nesacis Gelar Training Motivation untuk Siswa dan Alumni SMPN 1 Ciamis

“Kalau ke sana itu nguriling (memutar). Terus harus turun juga kan. Itu jelek jalannya. Mending jalan sini aja, gitu. Lebih cepat."

"Dari satu jam (sebelum ada jembatan), sekarang 20 menit. Tapi ya kalau jalan kaki mah 5 menit nyampe,” ujar Bu Guru Siti.

Tak hanya berdampak pada dunia pendidikan, jembatan gantung Cisurupan juga mempermudah akses warga menuju lahan pertanian, tempat ibadah, serta aktivitas ekonomi lainnya.

Kehadiran jembatan ini membuat warga tidak lagi terisolasi saat cuaca buruk dan mobilitas sehari-hari menjadi lebih lancar.

Baca Juga: Dorong Program Energi Listrik dari Sampah, IKBT Bahari Ayu Gelar Aksi Peduli Lingkungan

Siti Rohmah pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada pemerintah atas pembangunan jembatan tersebut.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Kepala Staf TNI Angkatan Darat. Terima kasih banyak. Alhamdulillah, kami dan anak-anak jadi nyaman melewati jembatan ini,” ujarnya.

Kebahagiaan serupa dirasakan Ayu Mila Karmila, siswi kelas 5 SDN 2 Sirnajaya. Ia mengaku senang dengan selesainya pembangunan jembatan tersebut.

“Kalau dulu sebelum ada jembatan harus basah-basah. Kalau sekarang, jalan ke sekolah juga lebih cepat. Dulu kan kalau hujan enggak bisa sekolah, kalau sekarang senang tetep bisa sekolah,” kata Ayu.

Baca Juga: Kesaksian Korban Selamat usai Bencana Longsor di Bandung Barat, Ngaku Sempat Dengar Dentuman Keras dari Daerah Hulu

Ia mengaku beberapa kali terpaksa bolos sekolah saat hujan deras mengguyur kawasan Gunung Papandayan dan air Sungai Cialit meluap.

“Kalau sekarang udah enggak pernah bolos lagi karena udah ada jembatan. Terima kasih kepada Bapak Prabowo yang sudah memperbaiki jembatan ini,” sambungnya.

Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Sirnajaya, Cisurupan, menjadi bukti infrastruktur dasar berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam memastikan anak-anak dapat mengakses pendidikan tanpa terhambat kondisi alam dan keterbatasan akses jalan. ***

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X